Minat Masyarakat Untuk Mengonsumsi Protein Meningkat di Asia

Oleh Endang Saputra pada 11 Desember 2019, 13:02 WIB

Bandung.merdeka.com - Dewasa ini, keinginan masyarakat di Asia untuk mengonsumsi protein meningkat. Salah satu alasannya karena meningkatnya jumlah vegetarian.

Pertumbuhan minat konsumen terhadap protein alternatif didorong oleh membesarnya populasi vegetarian di Asia dan meningkatnya minat kesehatan konsumen dan lingkungan.

Tingginya minat masyarakat untuk mengonsumsi protein juga menjadi hal positif. Karena tingkat kepedulian masyarakat tentang kesehatan semakin tinggi.

Akibatnya, rata-rata pertumbuhan tahunan pasar protein nabati di Asia mencapai 27 persen (CAGR) selama lima tahun terakhir.

Sebuah produk bernama Cargill meluncurkan Radipure. Ini merupakan protein kacang polong yang dikembangkan dan diproduksi di Asia, untuk mendukung konsumen Asia dan terus meningkatnya permintaan terhadap protein nabati.

Protein kacang polong Radipure menawarkan kelarutan dan rasa yang dibutuhkan pelanggan.

Protein kacang polong Radipure juga memiliki fitur label yang bersahabat, tidak menimbulkan alergi, dan bukan produk Genetic Modified Organism (GMO).

Radipure sangat serbaguna karena dapat dicampurkan dalam produk susu, minuman siap saji, roti, dan daging.

Cargill bersama dengan ahli bahan makanannya menggunakan teknologi eksklusif untuk memproduksi protein kacang polong Radipure.

Produk ini dikembangkan untuk meningkatkan keberagaman portofolio bahan berkualitas tinggi yang telah tersedia untuk pasar Asia.

"Semakin banyak konsumen yang mencari manfaat dari diet tinggi protein,"jelas Franck Monmont Managing Director, Cargill Starches, Sweeteners & Texturizers Asia dari siaran berita diterima Merdeka Bandung.

Pelanggan sengaja digandeng Cargill untuk membuat dan merumuskan kembali sebuah produk agar dapat memenuhi tren konsumen yang terus berubah

"Protein kacang polong Radipure membuat Kami berada di garis depan sekaligus meningkatkan kemampuan kami untuk mengembangkan produk unggulan di segmen pasar Asia yang semakin penting," jelasnya.

Â

Tag Terkait