Borsya Cipta Communica Sukses Tembus Pasar Amerika dan Jerman

Oleh Endang Saputra pada 02 Agustus 2019, 18:23 WIB

Bandung.merdeka.com - Presiden Direktur PT Borsya Cipta Communica (BCC), Boris Syaifullah jago dalam mengambil peluang bisnis. BCC sukses menembus pasar Amerika dan Jerman.

Boris yang juga merupakan Ketua Komite Korea Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Kota Bandung itu mengatakan, Korea merupakan pintu awal untuk ia menjelajah negara-negara lainnya.

"Sekecil apa pun, kita harus ambil peluang. Korea merupakan pintu saya menjelajah negara lain seperti Amerika dan Jerman," ujar Boris kepada Merdeka Bandung, Kamis (1/8).

Ke Amerika dan Jerman, pihaknya mengekspor produk pilihan. Dengan suksesnya melakukan ekspor ke negara tersebut, membuat BCC mampu meyakinkan bahwa produk mereka berkualitas jempolan.

BCC sendiri, lanjutnya, secara konsisten memproduksi produk fiber optic. Tujuannya agar bisa memperluas peluang ekspor ke negara lainnya.

BCC merupakan perusahaan Assembling yang fokus mengembangkan fiber optical telekomunikasi khususnya Material Passive Solution (FTTX), Material Fiber to The Home (FTTH), Fiber to the Antena (FTTA), serta semua aksesoris yang berbasis fiber optik.

Perusahaan yang berbasis di Kota Kembang itu sudah memiliki ratusan produk. Pihaknya terus melakukan inovasi.

"Kita selalu berinovasi mengikuti perkembangan jaman," terang dia.

Kini, produk BCC bukan hanya digunakan oleh pasar lokal, namun telah berhasil menembus pasar internasional. Terbaru, pihak BCC kedatangan Duta Besar Pakistan untuk Indonesia, Abdul Salik Khan.

"Pakistan infrastuktur mereka baru mulai. Mereka butuh support untuk telekomunikasi dari kita," terang Boris.

Pihaknya masih terus menjalin komunikasi yang baik dengan pihak kedutaan untuk kerjasama bisnis ini. Tentunya BCC juga berupaya mengambil peluang dari komunikasi bisnis dengan Pakistan ini.

Tag Terkait