Kembangkan aplikasi fintech, LPIK-ITB raih juara 1 dalam ajang wirausaha muda mandiri
Adjie dan tim ITB lainnya
Bandung.merdeka.com - Prestasi membanggakan diraih Adjie Wicaksana, alumni Teknik Industri Institut Teknologi Bandung (ITB) 2007 dalam ajang Wirausaha Muda Mandiri yang digelar oleh Bank Mandiri di Universitas Brawijaya, Malang. Adjie berhasil masuk tahap final dan menjadi juara mengalahkan peserta lain dari kategori alumni/ non-mahasiswa berbagai kampus lain di Indonesia.
Adjie meraih juara pertama dalam bidang Financial Technologi (Fintech) lewat aplikasi Halofina yang ia buat. Aplikasi tersebut merupakan aplikasi asisten pengelola keuangan dengan basis artificial intelligence atau kecerdasan buatan. Lewat aplikasi tersebut seseorang akan dibantu dalam pengelolaan keuangan dan investasinya.
"Aplikasi Halofina dapat membantu dalam perencanaan dan membangun strategi investasi yang paling menguntungkan penggunanya, jadi seperti penasehat keuangan," ujar Adjie dalam siaran persnya, Sabtu (15/9).
Ia menambahkan, jika memakai aplikasi tersebut pengguna akan dibantu dalam membeli produk sesuai kebutuhannya. Halofina memberikan aplikasi asisten virtual yang dapat membantu keuangan masa depan keluarga menjadi lebih aman dan terencana. Siapapun bisa menggunakan aplikasi ini. Salah satu fiturnya, lifeplan, akan memberikan saran mengenai tujuan hidup yang sesuai dan memberikan rekomendasi investasi yang tepat untuk dapat mewujudkannya.
Adjie mengatakan, total ada 15 orang anggota tim yang terlibat dalam pembuatan aplikasi Halofina. Proses pembuatannya sudah dimulai sejak 2017 akhir dan dibina oleh Lembaga Pengembangan Inovasi dan Kewirausahaan (LPIK) ITB. Sebelum hadir Halofina, tim mulanya membangun beberapa produk dengan konteks edukasi keuangan secara online. Baru pada Oktober 2017 Halofina mulai dibuat. Proses pengembangan aplikasi tersebut sekitar 6-8 bulan.
Selain itu, dalam proses pembuatannya, tim bekerjasama dengan pakar keuangan yang bersertifikasi dalam membangun algoritma kecerdasan buatan. Aplikasinya sekarang sudah mulai rilis tapi belum full fitur. Bisa diakses di Playstore atau Appstore, tapi masih pengembangan untuk integrasi produk," ucapnya.
Adjie mengatakan, rencananya bulan November tahun ini akan ada grand launching Halofina yang sudah full fitur.
Atas prestasi yang telah dirajih di ajang Wirausaha Muda Mandiri, Adjie mengaku bersyukur karena telah diberi apresiasi atas usahanya tersebut. Walaupun masih tahap awal, ia berharap, apresiasi ini menjadi motivasi tambahan untuk mereka dalam berkarya dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam di bidang keuangan.
Dalam ajang tersebut, ada tujuh kategori bidang usaha yang dilombakan, diantaranya bidang industri perdagangan dan jasa, boga, ekonomi kreatif, sosial, teknologi digital, teknologi non digital dan financial technology (fintech). Selain Adjie, beberapa tenant binaan LPIK-ITB lain juga menjuarai di bidang non teknologi, yakni BIOPS Agrotekno oleh Nugroho Hari Wibowo berhasil juara 2, dan TDE oleh Achmad Arbi yang meraih juara 1.
Tag Terkait
ITB Gelar Webinar Goesmart 2022 dengan Mengusung Tema 'Smarter World'
Pengalaman Mahasiswa Indonesia Menempuh Pendidikan di University of Leeds Inggris
Binus University Raih 2 Pengakuan di QS World University Rankings by Subject 2022
Politeknik Pariwisata NHI Bandung Gelar Campus Day 2022
Belasan Universitas Ikut Ramaikan Study in UK Virtual Expo
NHI Bandung Resmi Beralih Status dari Sekolah Tinggi ke Politeknik
Pengalaman Mahasiswa asal Unpad Ikuti Program LISS
University of Warwick Tawarkan Berbagai Pilihan Beasiswa Menarik
Ratusan Peserta dari Berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia Ramaikan NTSC 2021
Pentingnya Skill Tambahan yang Dimiliki Mahasiswa Saat Ini