Jelang Lebaran, KPPU pantau persediaan pangan strategis

Oleh Endang Saputra pada 22 April 2018, 11:41 WIB

Bandung.merdeka.com - Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU), Muhammad Syarkawi Rauf mengatakan, menjelang momen Ramadhan dan Idul Fitri tahun ini, pihaknya terus melakukan pemantauan pasokan dan persediaan pangan strategis.

Ada 11 komoditi pangan yang menjadi fokus pengawasannya. Di antaranya adalah beras, daging sapi, bawang putih, minyak goreng, serta gula pasir.

"Kami di KPPU akan tetap konsen untuk mengawasi perkembangan pasokan dan persediaan pangan strategis jelang Ramadhan dan Idul Fitri yang akan datang. Ada 11 komoditi pangan yang menjadi fokus kita," ujar Syarkawi kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Crowne Plaza Hotel, Jalan Lembong, Sabtu (21/4).

Pemantauan pasokan dan persediaan pangan strategis ini, kata dia, agar menjadi harga agar tidak terjadi lonjakan. Soalnya, kenaikan harga pada momen Ramadhan dan Idul Fitri seolah menjadi hal lumrah di Tanah Air.

"Tentu harganya juga kami pantau. Yang kami harapkan, kita imbau baik importirnya, atau pedaganganya supaya pasokan pangan strategis ini cukup dipasaran sehingga harganya tidak mengalami kenaikan," paparnya.

Paling tidak, lanjut dia, situasi pasokan dan persediaan pangan strategis tahun ini bisa dijaga. Setidaknya, baik harga ataupun pasokan dan persediaannya bisa sama dengan tahun sebelumnya.

"Ya, setidaknya sama dengan tahun lalu baik dari harga ataupun pasokan pangan strategisnya. Soalnya, tahun 2017 lalu merupakan yang terbaik dari delapan tahun sebelumnya berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan oleh Bank Indonesia," katanya.

Tag Terkait