Abu Bakar dikawal lima orang usia jalani pengobatan di RS Borromeus
Abu Bakar keluar dari ruangan Stroke - Intermediate Care RS Borromeus
Bandung.merdeka.com - Bupati Bandung Barat Abu Bakar menjalani pengobatan di Rumah Sakit Borromeus, Rabu (11/4) pasca dikabarkan terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Setelah berada di rumah sakit lebih dari enam jam, Abu Bakar keluar dari rumah sakit dengan pengawalan ketat.
Berdasarkan pantauan Merdeka.com Abu Bakar keluar dari ruangan Stroke - Intermediate Care RS Borromeus sekitar pukul 17.35 WIB. Menggunakan kursi roda, Abu Bakar dikawal sekitar 5 orang pria. Belum diketahui lima orang itu merupakan anggota KPK atau pihak keluarga.
Keluarnya Abu Bakar tidak melalui pintu utama di lantai 4 Gedung Yosef tersebut. Hal ini sempat mengecoh wartawan yang sudah menunggu sejak siang hari. Saat dimintai keterangan, Abu Bakar pun bungkam. Termasuk dari pihak KPK yang dikabarkan berada di RS Borromeus menunggu pengobatannya serta pihak rumah sakit.
Sebelum keluar, aparat kepolisian pun berjaga-jaga di lingkungan RS Borromeus. Tampak pula satu mobil polisi terparkir di halaman rumah sakit.
Selasa (10/4) malam dikabarkan sejumlah kepala dinas dan satu Bupati aktif di Jawa Barat yang disebut Bupati Bandung Barat terkena OTT KPK. Namun, Abubakar sempat menggelar konferensi pers dan mengkalrifikasi terkait penangkapan dirinya.
Di lain pihak, KPK mengungkapkan tidak membawa Bupati Bandung Barat ke Jakarta terkait operasi semalam, dikarenakan yang bersangkutan akan menjalani pengobatan.
"Atas dasar kemanusiaan, tim mempertimbangkan untuk tidak membawa Bupati malam tadi ke Jakarta, dan meminta Bupati membuat surat pernyataan, serta tim melakukan pemeriksaan awal terhadap Bupati di rumah yang bersangkutan," ujar Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (14/11).
Febri mengatakan saat ini, tim penyidik KPK dan pihak kepolisian sedang berada di Rumah Sakit Boromomeus, Bandung. Kehadiran tim satgas ini untuk menunggu proses pengobatan kemoterapi yang dijalani Abu Bakar.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya