198 kepala keluarg RW 11 setuju pembangunan rumah deret Tamansari Bandung
Plt DPKP3 Kota Bandung Iming Ahmad
Bandung.merdeka.com - Progres pembangunan rumah deret di RW 11 Kelurahan Tamansari, Kecamatan Bandung Wetan masih mengalami polemik. Namun sebagian besar warga telah setuju dengan proyek yang digagas Pemkot Bandung tersebut.
Dari 198 kepala keluarga (KK) yang menghuni wilayah tersebut, tinggal 14 KK yang masih menggugat proyek rumah deret tersebut. Adapun untuk jumlah rumah warga yang terdampak ada 90 rumah. Dari jumlah tersebut sebanyak 86 rumah warga yang sudah setuju dengan proyek rumah deret siap untuk dibongkar.
Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perumahan Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Pertamanan (DPKP3) Kota Bandung Iming Ahmad mengatakan pembangunan rumah deret saat ini sedang memasuki tahap pembongkaran bangunan. Warga disediakan tempat tinggal sementara di Rusunawa Rancacili
"Warga yang sudah setuju kita tempatkan di Rusunawa Rancacili untuk sementara waktu," ujar Iming kepada wartawan di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukancana, Selaaa (20/3).
Selain itu kata Iming, pihaknya juga memberikan uang sewa tempat tinggal bagi warga yang tidak memilih tinggal di Rusunawa. Setiap pemilik bangunan menerima uang sewa sebesar Rp 26 juta selama satu tahun. Pemberian uang sewa untuk rumah tinggal sementara ini kata Iming menjadi kewajiban Pemkot Bandung sesuai kesepakatan dengan warga.
"Kewajiban kami menyediakan tempat tinggal sementara kepada masyarakat.
Menyediakan unit rusunawa di Rancacili dan menyediakn rumah kontrakan," ujarnya.
Sementara itu, Yoyo Suharyo, salah seorang warga RT 05 RW 11 meminta Pemkot Bandung untuk segera memulai pembangunan. Yoyo yang menjadi bagian warga yang mendukung pembangunan rumah deret berharap agar persoalan rumah deret ini tidak berlarut-larut
"Jangan terhalang sama yang ke PTUN. Yang dibangun kan bukan yang tidak setuju tapi sudah yang disetujui," kata Yoyo.
Pemkot Bandung menargetkan pembangunan rumah deret dapat rampung pada tahun ini. Pembangunan rumah deret diprediksi akan memakan waktu selama 5 bulan.
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya