Dua youtuber ini pilih konten menarik ketimbang judul heboh

Dua youtuber kakak beradik
Bandung.merdeka.com - Dua youtuber kakak beradik Andovi da Lopez and Jovial da Lopez menyayangkan para youtuber anyar kini yang justru membuat video dengan konten yang kurang baik tetapi menggunakan judul menggegerkan agar memikat penonton.
Kata Andovi, tidak bisa dipungkiri jika saat ini semakin banyak pengguna youtube baru yang berharap bisa sukses menyerupai youtuber idolanya. Namun, kebiasaan orang awam yang baru terjun ke media sosial youtube ini yang menjadi sorotan.
"Bagi orang awam, mereka akan melihat judul yang lebih menarik. Seringkali judul super menarik tetapi kontennya nol. Nah, ini menginspirasi cara pembuat konten generasi baru. Mereka bikin video dengan konten biasa, tetapi judulnya lebay," ujar Andovi saat ditemui dalam acara 'Viva Youth Festival' di Unpad, Rabu (21/2).
Hal senada juga diungkapkan oleh Jovial. Kata dia, yang membuat miris adalah saat para youtuber pemula mencoba membuat judul yang menghebohkan namun tidak sesuai dengan konten yang dibuat. Ini bisa menjadi pembohongan publik.
"Contohnya gini. Judul 'Makan seblak di Bandung ini enak', enggak ramai. Kalau judulnya begini 'Heboh!!! Gara-gara makan seblak dua orang ini mati'. Padahal kontennya enggak mati beneran. Tetapi bisa aja cuma ngomong, 'Gila guys seblak ini enaknya kerasa sampai gue mati'. Ini kan namanya enggak sesuai konten dan judul," jelas dia.
Ia menjelaskan, ia beserta saudaraya justru lebih mengedepankan konten, baru menyesuaikan judul agar singkron dengan isi video yang dibuatnya. Ia tidak mau membohongi publik dengan judul yang heboh namun tidak sesuai dengan konten.
"Kalau kami sangat mengedepankan konten sebelum judul. Emang konten berkualitas itu nomor satu. Kadang suka sedih yang kontennya bagus, enggak ada yang nonton. Jangan sedih. Kalau kalian ngerasa konten bagus, teruslah berkarya. Jangan menyerah," paparnya.
Cara untuk memikat jumlah penonton yang banyak, lanjutnya, lakukan sesuatu yang beda ataupun unik. Jika Anda memiliki minat pada sesuatu seperti budaya Jepang, Jovial menuturkan, buatlah video perihal kebudayaan Jepang dengan kemasan yang unik.
Jika setelah membuat video namun masih belum berhasil mencuri perhatian penonton dalam jumlah masif, agaknya untuk tidak menyerah. Tidak ada salahnya untuk membuat video baru yang lebih menarik dan terus melakukannya dengan semangat.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya