Emil tampung aspirasi Lansia di Kota Bandung yang ingin tetap bekerja
Emil pimpin rapat Komisi Lansia Kota Bandung
Bandung.merdeka.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan bahwa lansia merupakan bagian warga di Kota Bandung yang harus dimuliakan. Pria yang akrab disapa Emil ini menyebut bahwa Pemkot Bandung ingin memfasilitasi lansia untuk dapat tetap bekerja di usia senjanya.
Hal ini kata Emil, merupakan aspirasi dari para lansia yang menyampaikan masih ingin bekerja namun kesulitan karena faktor usia.
"Kita sudah kongres lansia supaya maunya para lansia ini kita akomodir secara sistem kan. Mulai dari tata ruang, kesehatan, termasuk aspirasi ingin tetap bekerja. Nah ini tadi saya tekankan disitu supaya lansia dipekerjakan semaksimal mungkin," ujar Emil kepada wartawan seusai rapat Komisi Daerah Lansia Kota Bandung di Balai Kota Bandung, Senin (31/10).
Menurut Emil, pihaknya ingin mengakomodir para lansia di Kota Bandung untuk bekerja. Namun demikian pekerjaan tetap disesuaikan dengan kondisi fisik para lansia.
"Tadi saya suruh yang secara fisik tidak terlalu repot kan begitu ya, biasanya ngurus taman, bebersih. Saya kira bisa dicoba kan. Bandungnya dapat manfaat, lansianya juga senang ngurusi bunga, taman yang jumlahnya banyak, kemudian dapat upah juga," katanya.
Emil mengungkapkan, di bawah kepemimpinannya Pemkot telah membuat berbagai program yang memperhatikan lansia.
"Tranportasi saya perintahkan supaya digratiskan. Kesehatan supaya rutin oleh layad rawat dikunjungi didatangi. Karena kan jumlahnya engga banyak hanya 200 ribu orang kan dan lain sebagainya. Nah harapannya di tahun tahun berikut kita masuk kategori yang namanya kota ramah lansia," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Bandung Dedi Supandi berharap dengan hadirnya Komisi Daerah Lansia ini untuk menyatukan seluruh kekuatan dinas SKPD untuk memberikan ruang perhatian dalam artian aspek kegiatan mengacu kepada perhatian terhadap lansia.
Komda tersebut berfungsi untuk memberikan arahan kepada masyarakat khususnya lansia agar keinginan hidup dan harapan hidupnya lebih tinggi.
"Angka harapan hidup tinggi tapi keinginan hidup rendah, nah ini yang dikhawatirkan. Ketika sudah mendekati di atas 60 tahun, berarti harus diperbaiki pola hidup agar keduanya seimbang," katanya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya