Kerennn! Kota Bandung segera punya Sirkuit di Gedebage
Ilustrasi balapan liar
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung mendukung pembangunan Bandung Lautan Api Circuit (BLAC) yang rencananya akan dibangun di kawasan Gedebage, tidak jauh dari Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Sirkuit pertama di Kota Bandung itu digagas oleh Organisasi Masyarakat DPC XTC Kota Bandung.
Hal tersebut terungkap dalam pertemuan antara Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dengan Ketua DPC XTC Kota Bandung M Dicky Fauzia beserta para pimpinan instansi terkait di Pendopo Kota Bandung, Selasa (4/7) kemarin.
Dicky mengatakan keinginan untuk membangun sarana rekreasi sekaligus olahraga itu. Pihaknya telah merancang gagasan itu selama dua tahun dan telah bekerja sama dengan beberapa pihak, termasuk investor.
"Bangunan 4 lantai itu akan memiliki dua jenis lintasan, yakni dengan panjang 2,36 km dan 1,83 km. Lebar jalan pada area 'start' selebar 20 meter dan 12 meter pada area jalan track," kata Dicky dalam rilis yang diterima Merdeka Bandung, Rabu (5/6).
Sirkuit yang sepenuhnya akan didanai oleh pihak swasta ini akan memiliki 16 tikungan, dan mampu menampung hingga 11.866 penonton.
Berbagai fasilitas akan melengkapi sirkuit ini. Ada paddock yang bisa menampung 35 tim. BLAC juga akan memiliki gokart track, Racing School, Museum Otomotif Bandung, dan ritel otomotif. Di samping itu, ada pula media center dan medical center untuk keperluan pertandingan dan latihan.
"Sirkuit ini bisa mewadahi anak muda Bandung yang gemar olahraga balap, agar tidak ada lagi ajang balapan liar yang meresahkan masyarakat," katanya.
Menurut dia, sejak lama balapan liar sudah menjadi sejarah yang melekat di Kota Bandung yang dikenal dengan istilah Road Race. Pada dasarnya, banyak anak muda Bandung yang memiliki minat yang baik pada jenis olahraga ini.
"Tapi olahraga balap motor kurang bisa diterima oleh masyarakat karena identik dengan balapan liar dan kejahatan seperti begal atau perampokan," ucapnya.
Sementara itu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil melihat bahwa sirkuit ini tidak sekadar memiliki nilai sosial untuk warga Bandung. Lebih jauh, area ini bisa menjadi pilihan wisata baru bagi wisatawan.
"Bandung itu bisnisnya bisnis kegembiraan. Oleh karena itu, setiap tahun harus selalu ada yang baru karena ekonomi kita bergantung pada sektor pariwisata," katanya
Pria yang akrab disapa Emil ini menjelaskan, potensi wisata di sirkuit itu tidak hanya hadir saat pertandingan berlangsung. Saat tidak ada pertandingan pun, wisatawan bisa menikmati museum atau menonton latihan.
"Saya mengapresiasi ini sebagai salah satu bentuk destinasi baru di Kota Bandung," katanya.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya