Buka kampus di Pangandaran, Unpad mulai jaring calon mahasiswa

Oleh Mohammad Taufik pada 26 April 2017, 09:46 WIB

Bandung.merdeka.com - Universitas Padjadjaran (Unpad) yang mulai melebarkan kampusnya di luar Bandung dan Sumedang, kini sudah ada di Pangandaran. Daerah yang dikenal dengan kawasan wisata itu kini berdiri kampus kenamaan untuk pengembangan warga sekitar yang ingin berpendidikan tinggi.

Menurut ‎‎Rektor Unpad Tri Hanggono Achmad, Unpad pada tahun akademik 2017-2018 membuka kesempatan untuk 150 mahasiswa untuk menempuh bangku kuliah melalui Program Studi di luar Kampus Utama (PSDKU) Pangandaran. Lima program studi yang ditawarkan yakni‎ jenjang Sarjana Administrasi Bisnis (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik), Peternakan (Fakultas Peternakan), Ilmu Komunikasi (Fakultas Ilmu Komunikasi), Keperawatan (Fakultas Keperawatan), dan Perikanan (Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan).

"Jadi lima prodi yang ada di sana menampung 150 calon mahasiswa," kata Tri Hanggono dalam sosialisasi penerimaan mahasiswa baru di Gedung 2 Kampus Unpad, Jalan Dipati Ukur, Kota Bandung, Selasa (25/4). Dari masing-masing prodi itu Unpad menyediakan untuk kuota 30 mahasiswa.

Dia menambahkan, untuk PSDKU di Pangandaran, sebanyak 50 persennya nanti khusus untuk siswa asal Pangandaran dengan beasiswa dari Pemerintah Kabupaten Pangandaran dan Pemerintah Provinsi Jabar. Sementara 50 persen daya tampung lainnya dibuka untuk mahasiswa seluruh Indonesia dengan ketetapan besaran UKT tertinggi (on top).

"Bagi calon mahasiswa di luar domisili PSDKU, mereka harus siap membayar UKT tertinggi. Jadi sebagai bagian kontribusi untuk pembangunan daerah setempat. Makanya harus siap, jadi mereka yang dari luar Pangandaran diharapkan memang dari keluarga mampu. Sementara untuk mahasiswa asal Pangandaran sendiri kita juga siapkan beasiswa," tuturnya.

Dia mengatakan, mekanisme pendaftaran PSDKU ini berlaku bagi mereka yang sudah menempuh jalur tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). "Dengan menekankan pada hasil SBMPTN, diharapkan terjaring calon mahasiswa yang berkualifikasi setara dengan program Sarjana Reguler," ujarnya.

Selain PSDKU Pangandaran, Tri menyebutkan Unpad juga membuka untuk kampus prodi ilmu keperawatan di Garut. Untuk kampus baru ini kuota daya tampungnya yakni 100 mahasiswa.‎

Selain program PSDKU, Unpad juga membuka penerimaan mahasiswa baru untuk sarjana terapan (Diploma IV). Rektor mengatakan, tahun ini ada 6 prodi yang dibuka untuk program Sarjana Terapan, yaitu: Akuntansi Perpajakan (120 orang), Administrasi Pemerintahan (120 orang), Administrasi Publik (120 orang), Manajemen Produksi Media (120 orang), Bahasa dan Budaya Tiongkok (50 orang), dan Kebidanan (100 orang). Pendaftaran program Sarjana Terapan sendiri dibuka pada 18 April hingga 29 Juni mendatang.

Pendaftaran PSDKU di Pangandaran maupun Garut dibuka pada 2 Mei hingga 30 Juni. Seluruh pendaftaran berbasis online, dengan mengakses di laman https://pendaftaran.unpad.ac.id/.

Mekanismenya, peserta mengisikan biodata di laman tersebut untuk mendapatkan nomor tagihan biaya seleksi SMUP. Selanjutnya, peserta kemudian membayar tagihan seleksi di bank yang sudah ditunjuk, yaitu Bank Mandiri, BNI, dan BRI. Besaran tagihan untuk program Sarjana Terapan sebesar Rp 350.000,00, sedangkan untuk PSDKU sebesar Rp 300.000,00.

Dia menjelaskan, secara akademis tidak ada seleksi lain yang dibebankan untuk program Sarjana Terapan dan PSDKU. Namun, khusus untuk Prodi Kebidanan ada seleksi tambahan ketentuan memiliki fisik sehat dan batas tinggi badan, serta akan dilaksanakan wawancara khusus.