Puluhan hektare persawahan di Bandung berubah fungsi setiap tahunnya
Sawah
Bandung.merdeka.com - Puluhan hektare lahan persawahan di Kota Bandung terus berkurang setiap tahunnya. Lahan ini sebagian besar berubah fungsi menjadi kawasan industri ataupun kawasan perumahan. "Sebagai konsekuensi sebagai Ibukota Jawa Barat di kota metropolitan, kami tidak menutup mata bahwa lahan sawah di Kota Bandung setiap tahun berkurang karena konsekuensi kebutuhan untuk industri dan perdagangan Perumahan penduduk," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Bandung Elly Wasliah seusai membuka Sidang Tahunan Dewan Ketahanan Pangan (DKP) Kota Bandung di Hotel Grand Panghegar, Kamis (8/12).
Elly menuturkan, kondisi eksisting lahan sawah di Kota Bandung sampai dengan Desember 2016 ini mencapai 900 hektar. Jumlah ini terus berkurang setiap tahunnya akibat adanya pembangunan. "Memang cukup signifikan (berkurangnya lahan), kita lihat itu setiap tahun dikisaran minimal 50 hektare sampai 75 hektare maksimal. Rata-ratanya ada juga yang 20 hektare, 30 hektar setiap tahunnya, kan enggak sama," kata Elly.
Elly mengungkapkan, dengan lahan yang terbatas, Kota Bandung sendiri memasok kebutuhan pangan berkolaborasi dengan daerah-daerah lain. Hal ini untuk menjamin ketersediaan pangan di Kota Bandung.
"Kita punya lahan sawah Abadi milik pemerintah kota Bandung sebanyak 32,8 hektar. Namun apabila kita mengandalkan sawah yang ada di sini sebanyak 900 hektar tidak memungkinkan memenuhi kebutuhan pangan. Makanya alangkah lebih baiknya dalam menstabilkan ketersediaan pangan ini kita berkolaborasi dengan daerah-daerah pemasok," katanya.
Namun Elly menjamin bahwa ketersediaan pangan di Kota Bandung dalam kondisi aman dan tersedia. "Insya Allah ketersediaan pangan, baik beras, daging sapi, daging ayam aman dan tersedia dengan tidak adanya fluktuasi harga" ujarnya.
Pihaknya menyiapkan strategi menambah luasan lahan. Caranya dengan membeli lahan di luar Kota Bandung. "Ini salah satu upaya yang memang akan dipertimbangkan untuk membeli lahan sawah. Harganya juga lebih murah kalau di luar kota Bandung," ujar Elly.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya