Banyaknya kritikan pedas di medsos, Emil ngaku suka kesal
Ridwan Kamil
Bandung.merdeka.com - Sebagai orang nomor satu di Bandung, Ridwan Kamil tak hanya memiliki banyak penggemar karena ada haters yang kerap mengkritik setiap aksinya. Ia tentu paham betul akan hal tersebut.
Namun untuk mereka yang kerap melontarkan kritik pedas pada pria yang akrab disapa Emil itu diharapkan mampu menggunakan kata yang sopan dan lebih halus. Kata Emil, kritik boleh tapi tetap dengan tutur kata yang baik.
Sebagai pemimpin, lanjut Emil, ia hanyalah manusia biasa yang memiliki rasa lelah dan kesal bila menanggapi kritikan pedas dengan kata-kata kurang sopan. Emil berharap bisa diingatkan dengan kritik membangun.
"Kalau pemimpin keliru, ya tolong diingatkan. Pemimpin juga manusia, punya kakeheul (rasa kesal). Kalau ada kekurangan, tolong dikritik baik-baik," ujar Emil saat ditemui di Masjid Alun-Alun Bandung, Sabtu (12/11).
Kritikan pedas yang kerap didapatkan oleh Emil di media sosial itu membuat Wali Kota Bandung ini menganjurkan untuk menggunakan medsos dengan bijak. Penggunaan media sosial, kata dia, bisa mendatangkan kebaikan ataupun keburukan.
"Saya titip warga Bandung untuk tetap menggunakan media sosial untuk kebaikan. Kalau mau posting apa-apa pikirkan dulu, jangan sampai nantinya mendatangkan keburukan. Lakukan hal positif tidak hanya di dunia nyata, di dunia maya juga," ujarnya.
Â
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya