Progres pembangunan museum sejarah Bandung baru 40 persen
Museum
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung saat ini sedang membangun museum sejarah Bandung di kawasan Jalan Aceh. Museum ini nantinya akan memamerkan koleksi-koleksi tentang sejarah Kota Bandung.
Ketua Tim Persiapan dan Penggagas Museum Kota Bandung Hermawan Rianto mengatakan untuk pembangunan fisik bangunan saat ini baru mencapai sekitar 40 persen. "Untuk pembangunan fisik baru sekitar 40 persen," ujar Hermawan kepada Merdeka Bandung, Kamis (27/10)
Hermawan menuturkan, saat ini pihaknya sedang melakukan pengumpulan materi untuk koleksi museum. Menurut dia, koleksi untuk museum sejarah Bandung ini nantinya akan dibingkai dalam sebuah konsep visual story. "Jadi diterjemahkan dalam sejarah bergambar. Jadi ada sebuah kurun waktu dimana ada foto, dokumen tentang profil bandung sejak didirikan. Materinya berupa foto, dokumen dan audio visual berupa film dan bunyi," katanya
Hermawan menyebut, museum sejarah Bandung ini juga akan berbeda dengan museum konvensional pada umumnya. Sebab museum sejarah Bandung ini akan lebih mengedepankan sisi teknologi. "Jadi benda-benda yang dipamerkan di ruangan menggunakan teknologi yang akan diset up, dia punya layer, " katanya.
Hermawan mengungkapkan, pihaknya juga sempat mengirim tim ke Belanda untuk mengunjungi tempat-tempat yang menyimpan dokumen sejarah tentang Bandung. Dia berharap dengan adanya penandatanganan kerja sama antara Wali Kota Bandung dengan Pemerintah Belanda. Koleksi dokumen sejarah Bandung yang berada di Belanda dapat dibawa ke Bandung untuk menjadi koleksi Museum Sejarah Bandung nantinya.
"Saat ini kan masih dikaji. Kurator Belanda dan kurator kita nanti akan duduk bersama meneliti benda yang dijadikan koleksi disini," katanya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pembinaan Objek Wisata Disbupar Kota Bandung Edward Parlindungan menambahkan, Museum Sejarah Bandung rencananya baru akan dibuka secara resmi pada Mei 2017. "Perencanaan dibuka secara resmi Mei 2017. Kita akan bangun secara bertahap. Kita targetkan untuk fisik bangunan 50 persen bisa selesai akhir tahun ini, sisanya dilanjutkan tahun depan. Mudah-mudahan sesuai dengan rencana," ujar Hermawan.
Tag Terkait
LPDP Lakukan Transplantasi Karang dan Pemberdayaan Masyarakat
Novo Nordisk Indonesia Menerapkan Pendekatan Holistik
Kepengurusan IESPA 2021-2026 Baru Siap Dorong Jutaan Gamers Jawa Barat
SimpleDesa dari SVN di KBB Beri Kemudahan Bagi Kepala Desa
Segudang Manfaat Elok Terasa di Desa Wisata Stone Garden
Tahun Ini, Sertifikasi Gratis TKDN dari Kemenprin Telah Lampaui Target
Jelang KTT G20 2022, Sebuah Dialog Digelar Guna Membangun Kolaborasi
384 Pembalap Ramaikan Teras Caf 1st Series di Lembang
Karier.mu dan Kartu Prakerja Bantu Asah Kompetensi Diri
Donatur Loyal Rumah Zakat Bisa Dapat Happiness Card, Ini Keuntungannya