Keren! Ini dia wajah baru Forest Walk di Hutan Babakan Siliwangi Bandung

Oleh Mohammad Taufik pada 17 Januari 2018, 12:36 WIB

Bandung.merdeka.com - Kota Bandung kini memiliki destinasi wisata baru di tengah kota. Setelah dilakukan penataan sejak tahun 2016 lalu, hutan kota Babakan Siliwangi (Baksil) kini memiliki wajah baru.

Masyarakat kini dapat menyusuri hutan kota Baksil dengan berjalan di atas jembatan (skywalk). Tak tanggung-tanggung, jembatan sepanjang 2 kilometer tersebut dibangun mengelilingi hutan Baksil. Masyarakat pun kini dapat menikmati suasana hutan di tengah kota.

Pohon-pohon rindang tampak menjulang tinggi. Membuat kawasan tersebut sangat teduh dan rileks bagi siapapun yang datang ke sana.

Tak lupa, tempat duduk disediakan bagi masyarakat yang lelah berjalan kaki. Sembari menikmati segarnya udara hutan kota, tempat ini menjadi lokasi yang cocok untuk berfoto ria.

"Alhamdulillah awal 2018 Saya resmikan Forest Walk sepanjang 2 kilometer. Mudah-mudahan ini menjadi hadian bagi orang Bandung, ada tempat untuk berekreasi, berjalan kaki dengan segar. Dan saya lihat banyak hewan seperti tupai, burung," ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil kepada awak media usai acara peresmian.

Emil mengatakan, pihaknya sengaja melakukan penataan hutan Baksil ini untuk mewadahi aktivitas sosial masyarakat. Sehingga dirinya melengkapi dengan beragam fasilitas seperti kursi, meja dan beragam fasilitas lainnya.

"Nah bagaimana mewadahi aktivitas sosial di hutan kota, caranya adalah membuat warga bisa menikmati tanpa merusak, bersentuhan langsung. Nah Forest Walk ini konsep kelas dunia yang biasa dilakukan di seluruh dunia untuk menikmati alam dengan cara mudah," katanya.

Emil mengungkapkan, bahwa penataan Hutan Baksil ini belum selesai sepenuhnya. Sebab penataan akan dilanjutkan hingga ke Teras Cikapundung.

"Ini baru 50 persen sekarang, 50 persen lagi tembus ke Teras Cikapundung. Belum lagi penataan kawasan sanggar seninya. Nah itu yang disebut 50 persen, anggarannya terbatas, jadi tidak bisa semuanya kita kerjakan," ucapnya.

Untuk pembangunan ini Pemkot Bandung menggelontorkan dana sebesar Rp 17 miliar. Pembangunan ini dilakukan selama dua tahap. "Anggarannya Rp 17 miliar dalam dua tahun," ujarnya.