Survei Indo Barometer: Elektabilitas Ridwan Kamil meroket
Bandung.merdeka.com - Survei Indo Barometer menempatkan tiga nama yakni Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi bersaing ketat untuk bisa menjadi gubernur Jawa Barat 2018-2023. Ketiga nama yang memang digadang-gadang maju di Pilgub Jabar 2018 itu sama-sama menunjukan peningkatan persentase baik popularitas dan elektabilitas.
Indo Barometer merilis nama-nama potensial yang maju di Pilgub Jabar 2018, di Hotel Bidakara Grand Savoy Homann, Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, Selasa (6/6). Dalam rilis tersebut, Indo Barometer menghadirkan perwakilan dari setiap partai.
"âDalam survei ini kami memunculkan 16 nama. Tapi memang yang menunjukan peningkatan baik elektabilitas maupun popularitas ada di tiga nama yakni Ridwan Kamil, Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam paparannya.
Dalam simulasi 16 nama calon gubernur dengan pertanyaan terhadap 800 responden, Ridwan Kamil menempati urutan teratas dengan 28,6 persen, disusul Deddy Mizwar 18,8 persen kemudian Dedi Mulyadi 11,5 persen, Dede Yusuf 6,3 persen, Abdullah Gymastiar atau Aa Gym 2,4 persen, Rieke Diah Pitaloka 1,4 persen, Abdy Yuhana 0,4 persen, Tubagus Hasanuddin 0,4 persen, Puti Guntur Soekarnoputri 0,3 persen, Agung Suryamal 0,1 persen, Mochamad Iriawan 0,1 persen, Mochamad Sohibul Iman 0,1 persen, Netty Prasetyani 0,1 persen, Ineu Purwadewi 0,0 persen, Sutrisno 0,0 persen.
"Dari tiga nama ini dalam survei sebelumnya pada Februari sampai Maret lalu Ridwan Kamil penilaiannnya naik sebanyak 6,6 persen, lalu Deddy Mizwar 4,7 persen dan Deddy Mulyadi 4,2 persen. Sedangkan Dede Yusuf justru turun ke 5,5 persen," terangnya.
Meski demikian dari hasil survei itu tingkat keterkenalan tokoh Deddy Mizwar itu nyaris sempurna yakni 99 persen, Aa Gym 94,9 persen, Dedy Ratnasari 94,9 persen, Dede Yusuf 92,4persen dan Ridwan Kamil 88,8 persen.
Dia mengatakan, persaingan terhadap tiga nama ini masih akan terus terjadi mengingat masyarakat yang belum memutuskan masih mencapai 22,8 persen. "Tidak memilih 0,3 persen, rahasia 2,0 persen, belum memutuskan 22,8 persen, tidak tahu 3 persen," ucapnya.
Dia menambahkan, dari survei yang dilaksanakan di 27 kabupaten/kota periode 17-23 Mei 2017 responden ini memilih pemimpinnya itu yang berwibawa yakni 13 persen, dekat dengan rakyat 12,3 persen, pintar 11,5 persen, kinerja bagus 9,4 persen dan berpengalaman 8,5 persen. "Secara umum alasan memilih warga Jabar ini masih sama. Namun alasan wibawa naik dari posisi lima ke satu," imbuhnya.
Survei Indo Barometer dengan jumlah responden 800 orang ini menunjukan margin of error sebesar + 3,46 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun maksud dan tujuan survei dilakukan untuk melihat dinamika permasalahan di Jawa Barat pasca berakhirnya Pilkada DKI Jakarta April 2017 lalu.
Tag Terkait
Ridwan Kamil siapkan tim transisi
Bertemu di Bandung, pasangan Asyik titip pesan khusus pada Emil
Lebih dari setengah warga Bandung pilih Ridwan Kamil jadi gubernur Jawa Barat
Tim pemenangan Emil-Uu kecewa calonnya jadi sasaran kampanye hitam di masa tenang
Bawaslu Jabar proses laporan timses Deddy-Dedi soal kampanye hitam
Lebaran besok, Ridwan Kamil akan gelar open house di rumah kontrakan Cipaganti
Survei Vox Populi: Elektabilitas Asyik ungguli pasangan lain di Pilgub Jabar
Tenaga honorer beri dukung pada pasangan Yossi-Aries dan Hasanah
RTVI jadi program literasi pemilih pemilu untuk Pilgub Jabar 2018
Nama Ridwan Kamil baru dikenal 70 persen warga di Pantura