Mahasiswi Bandung jadi finalis Sakura Collection Asia Students Awards
Sakura Collection Asia Students Awards 2016
Bandung.merdeka.com - Megumi Nurul Aini, mahasiswi Kriya Tekstil dan Mode Fakultas Industri Kreatif Telkom University (FIK Tel-U) menjadi salah satu dari 10 desainer muda finalis 'Sakura Collection Asia Students Awards 2016' yang pertama kali diselenggarakan di Indonesia.
Sakura Collection Asia Students Awards 2016 adalah ajang lomba disain mode dari Jepang yang bertujuan untuk memperkenalkan serta bertukar budaya dari antar peserta dari berbagai negara.
Acara ini diselenggarakan Kedutaan Besar Jepang dan Jepang Foundation di AEON Mall, BSD City Tangerang Selatan, pekan lalu. Acara diikuti oleh 125 mahasiswa dan mahasiswi fashion di seluruh Indonesia.
Sakura Collection Asia Students Awards 2016 dinilai lima juri, yaitu Mrs Noriko Tabata (producer sakura collection) , Mr Tadashi Ogawa ( Director General The Japan Foundation Jakarta ), Mr Taruna K Kusmayadi (desainer Indonesia), Mr Ahmad Soffiyulloh (desainer Indonesia), dan Mrs Dhining Trihandayani (Model).
Konsep design yang diambil oleh Megumi terinspirasi dari instalasi hiasan-hiasan yang dipakai para penduduk Jepang dalam festival tanabata atau festival bintang.
"Bentuk instalasi lampion dengan bunga mengelilingi lampion tersebut serta dekorasi penuh warna memberi kesan full color, judul color drop festive saya ambil untuk menceritakan keadaan festival tanabata yang sangat meriah," kata Magumi, melalui rilis yang diterima Merdeka Bandung.
Di balik aktifitas Megumi yang sedang daftar untuk tugas akhir, Megumi menyiapkan konsep sketsa 3 hari sebelum tenggat tanggal 30 November 2015. "Alhamdulillah pada tanggal 23 Desember 2015 aku dihubungi oleh pihak Sakura Collection dan terpilih menjadi 10 besar dan diwajibkan untuk merealisasikan disain yang aku ajukan," ujar Megumi.
Ia mengaku sudah sejak SMP menyukai desain. Hobi itu ternyata membawanya masuk ke dalam 10 besar disainer muda di Indonesia. "Semoga ke depan saya bisa dikenal sebagai desainer dengan karya yang bisa diterima oleh seluruh masyarakat luas," ujarnya.
Sementara Produce dari Sakura Collection, Noriko Tabata, menambahkan tujuan acara adalah untuk mempererat kerja sama dan kolaborasi antar designer dan juga sebagai ajang tukar budaya.
Tag Terkait
Nuning, Dosen FSRD ITB Mengajak Lebih Paham Soal Mitos Dan Mitologi Indonesia
Berkat Ketekunan, Utami Sukses Geluti bisnis EO Sejak Tahun 2000
Natasha Youtuber Cilik Terkenal Karena Review Mainan Squishy dan Slime
Bedak bayi jadi barang wajib bagi Abex saat mendaki gunung
David sebagai office boy ini berhasil mencuri perhatian khususnya kaum hawa
Kelly Purwanto akui tato merupakan seni merajah tubuh supaya indah
Jurnalis Merdeka.com juara dua karya jurnalistik yang digelar Pemkot Bandung
Khoiruddin, doktor tercepat dari ITB dengan 36 publikasi scopus
Mengenal sosok Yan Yan Sunarya, 'Doktor Batik Sunda' pertama di dunia dari ITB
Kecewa aspirasi viking tak terwujud, Heru Joko 'nyaleg' dari Partai Nasdem