Hujan Es Landa Sejumlah Wilayah Di Kota Bandung, BMKG: Itu Fenomena Wajar
butiran es/@alnovitabella
Bandung.merdeka.com - Hujan es disertai angin kencang dan petir melanda wilayah Kota Bandung, Kamis (10/1) sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan pantauan, hujan es terjadi di sejumlah wilayah seperti Kopo, Lengkong, Mohamad Toha, Buah Batu, Karapitan, Ibrahim Adjie, Mekarwangi dan sejumlah wilayah lain.
Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kelas 1 Bandung, Tony Agus Wijaya memberikan penjelasan terkait hal tersebut. Menurutnya, terjadinya hujan es merupakan fenomena wajar.
Tony menyebut, hujan es terjadi karena dampak awan Cumulonimbus (Cb).
"Awan Cb dengan tinggi puncak awan, lebih dari 5 Km melewati lapisan beku di udara. Jadi awan tadi membeku dan turun ke permukaan menjadi hujan berupa butiran es," ujar Tony kepada Merdeka Bandung saat dihubungi lewat ponselnya.
Menurut Tony, karena cuaca di pagi cerah, kemudian pada siang hari terbentuk awan Cumulonimbus. Namun terjadinya hujan es kata dia terjadi dalam radius yang tidak terlalu luas.
"Dampak awan Cb terjadi hujan berupa butiran es di wilayah yang lokal, kurang dari 2 km persegi dan dalam waktu singkat, kurang dari 15 menit," kata dia.
Tony mengungkapkan, bahwa hujan es yang terjadi tidak sampai menimbulkan kerusakan
"Tidak ada dampak merugikan. (Wilayah terdampak) sporadis, terpisah-pisah. Karena awan Cb yang berkelompok-kelompok," katanya.
Â
Tag Terkait
Hujan Es Landa Sejumlah Wilayah Di Kota Bandung, BMKG: Itu Fenomena Wajar
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua