1. BANDUNG
  2. PROFIL

Bermula Dari Bisnis Kuliner, Sholihin Sukses ciptakan Visval Bags

"Perkembangannya bagus tapi kita merasa mau menambah penjualan lebih tinggi lagi itu berat soalnya lingkup penjualannya disitu-situ saja".

M. Sholihin. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Kamis, 22 November 2018 12:03

Merdeka.com, Bandung - Mengawali bisnisnya dibidang kuliner, siapa sangka bila M. Sholihin justru meraih keberhasilan setelah mendirikan Visval Bags, bisnisnya dibidang fesyen. Visval Bags merupakan sebuah produk tas kasual yang kini begitu digandrungi khususnya bagi para kawula muda.

Mengawali kiprah bisnisnya sejak duduk dibangku kuliah, ia mencoba menjalani bisnis dengan membuka kedai kuliner kecil-kecilan yang menghadirkan menu seperti ayam goreng, dan ikan tuna. Bisnisnya memang berjalan lancar, namun ia ingin mencoba bisnis lainnya.

"Saya coba usaha makanan sampai sekitar empat atau lima kali. Perkembangannya bagus tapi kita merasa mau menambah penjualan lebih tinggi lagi itu berat soalnya lingkup penjualannya disitu-situ saja. Mau buka cabang, pas dihitung ternyata cost nya gede banget," ujar Sholihin kepada Merdeka Bandung, Rabu (21/11).

Berupaya untuk mengembangkan bisnis kulinernya ini, Sholihin pun merasa bingung. Ia ingin memiliki bisnis yang lebih besar dan dikenal banyak orang. Ide pun hadir. Ia mendapat solusi untuk menjalankan bisnis online karena jangkauannya yang begitu luas dan tak berbatas.

"Ketemu solusi buat jualan di salah satu forum internet. Tapi, yang jadi masalah adalah produknya apa ya. Saat itu saya putuskan buat jual kaos. Penerimaannya bagus tapi saat itu pebisnis pemula di apparel itu banyaknya kaos. Jadi sebenarnya orang yang mau beli banyak tapi penjualannya juga banyak banget. Makanya saya cari produk yang agak rumit," jelasnya.

Tak lama berselang, ia pun terpikir untuk membuat produk tas. Meski pesaing dibisnis ini terbilang banyak, ia optimis bisa meraih kesuksesan dengan kualitas produknya yang jempolan. Tahun 2014 memulai Visval Bags, bisnisnya hingga kini berhasil mencuri perhatian pasar.

"Saya bisa desain, bikin prototype tas. Bikin sample beberapa biji, bisa preorder. Ternyata permintaannya oke, saya bikinlah brand Visval tahun 2014. Diurusin Haki nya dan segala macam, terus bikin sosmed. Kalau saya marketingnya memang suka banget di online makanya kita fokus kembangkan di online," paparnya.

Bicara soal tantangan, ia menjelaskan bahwa sejak brand Visval hadir memang sudah banyak pelaku bisnis dibidang yang sama. Banyaknya pesaing bukan membuatnya patah semangat. Ia justru mencoba menghadirkan produk bagi segmen berbeda dengan memposisikan diri bahwa brand yang dihadirkannya ditujukan bagi anak muda urban.

"Visval ini brand untuk anak muda urban yang aktivitas basicnya traveling karena produknya bisa dipakai piknik, daily life, kuliah, ataupun fotografi. Jadi kami banyak mewadahi aktivitas anak muda. Visi ke depannya kami bisa menjual hingga ribuan pieces perhari," jelas Sholihin.

Soal produk, beberapa produk yang ditawarkan di antaranya backpack, sling bag, waist bag, apparel, shoulder bag, serta camera bag. Harganya pun beragam, dimulai Rp 80 ribuan.

(ES/AA)
  1. Gaya Hidup
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA