1. BANDUNG
  2. PROFIL

Gansara bangun bisnis kuliner karena tak bisa makan nasi

"Memang dari bayi enggak makan nasi dan sampai sekarang. Makannya mie dan biasanya saya masak sendiri," ujarnya.

Gansara Kusumah . ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Kamis, 18 Januari 2018 15:02

Merdeka.com, Bandung - Tak bisa menyantap nasi sejak kecil membuat Gansara Kusumah cukup kewalahan. Ia kerap mengalami kesulitan kala jam makan tiba. Tak ada pilihan lain, hanya mie yang masuk dalam perutnya. Mie menjadi makanan pokok pengganti nasi baginya.

Kerap kewalahan kala memilih makanan, Gansara memutuskan untuk belajar memasak. Setidaknya ia tahu selera diri sendiri dan tak akan kesulitan lagi kala harus makan. Soalnya selain tak memakan nasi, ia pun sulit menyantap sayur dan tidak memakan daging.

"Memang dari bayi enggak makan nasi dan sampai sekarang. Makannya mie dan biasanya saya masak sendiri. Soalnya saya makan mie sebagai makanan pokok dan sayur juga pilihan hanya beberapa saja yang saya makan," ujar Gansara kepada Merdeka Bandung, Rabu (17/1).

Berusaha untuk selalu memasak makanan yang akan disantapnya, Gansara akhirnya memutuskan untuk membuka tempat makan. Bermula dengan membuka Inifinito Cafe di tahun 2013 lalu, ia kemudian mengembangkan bisnisnya dengan membuka kedai Bakmie Juragans.

Infinito Cafe yang merupakan tempat makan spesialisasi keju mozarela ini menyuguhkan penganan ala barat yang tak menjadikan nasi sebagai menu andalannya. Sementara Bakmie Juragans yang baru dibuka beberapa hari ini hadir sebagai upaya memudahkan Gansara untuk makan. Kedai yang baru ini hadir dengan lokasi begitu dekat dengan Inifinito Cafe di Jalan H. Wasid.

"Sebagai makanan utama buat saya tentu saja kejadiran bakmie ini membuat saya mudah untuk makan. Enggak perlu datang lagi ke kedai mie, karena sekarang sudah punya sendiri," jelas lulusan Institut Teknologi Bandung jurusan Matematika itu.

Sebenarnya, Gansara tak dengan serius membuka Bakmie Juragans. Namun atas dorongan grup bisnisnya ia kemudian serius bisnis ini dan membuka kedai dengan kapasitas sekitar 20 orang itu.

Kehadiran Bakmie Juragans dan Inifinito Cafe diharap pria berusia 35 tahun ini mampu mengakomodir mereka yang serupa dengannya, yakni tak bisa menyantap nasi. Dengan begitu ada alternatif makanan baru yang bisa menjadi pilihan

(FF/AA)
  1. Kuliner
  2. Bisnis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA