Menikmati jajanan khas Bandung di Kedai Riung

user
Mohammad Taufik 03 Januari 2018, 11:19 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Jajanan khas Bandung seperti basreng, cireng, serta bala-bala memang tak bisa dipungkiri kelezatannya. Itu terbukti dari banyaknya pedagang jajanan tersebut di berbagai daerah Kota Kembang.

Tak hanya disukai oleh warga Bandung, beragam jajanan tersebut juga rupanya menjadi incaran para wisatawan. Hal tersebut menjadi nilai utama bagi Sarah Fauziah untuk membuka Kedai Riung yang menyuguhkan jajanan khas.

Wanita berusia 21 tahun itu berujar, alasan membuka Kedai Riung karena cemilan khas Kota Kembang ini diketahui memiliki banyak penggemar. Terlebih seperti baso goreng atau basreng yang ditambahkan dengan bumbu pedas.

"Orang Sunda itu suka makanan pedes, makanya sambalnya terkenal. Nah, maka dari itu saya menyuguhkan basreng pedas yang banyak bikin orang ketagihan. Kalau enggak mau pedas juga bisa, disesuaikan selera saja," ujar Sarah kepada Merdeka Bandung, Selasa (2/1).

Sarah yang membuka kedainya di Jalan Setiabudi ini tak hanya berjualan. Ia juga berupaya memperkenalkan sederet camilan dari Bandung seperti cipuk, dan cireng rujak.

Dibanderol dengan harga Rp 15ribu untuk setiap porsinya, beberapa menu yang disajikan oleh Kedai Riung adalah kentang goreng, basreng tabur, cipuk kriuk, ubi goreng, bala-bala, mendoan, dan cireng bumbu rujak.

"Enggak hanya camilan, kami juga punya kopi yang harus dicoba," katanya.

Kredit

Bagikan