1. BANDUNG
  2. KULINER

Bukan permen, lolipop raksasa ini bakso dan tulang iga

Ukurannya yang terbilang besar dan bentuknya unik membuat pemburu kuliner penasaran.

©2016 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Rabu, 06 Desember 2017 13:23

Merdeka.com, Bandung - Jagat kuliner Kota Kembang kembali diramaikan dengan suguhan unik. Bila biasanya lolipop dikenal sebagai permen dengan batang yang berukuran kecil dan citarasa manis, lolipop berukuran raksasa ini berbeda.

Terbuat dari adonan bakso dan tulang iga menjadi penyangganya, bakso lolipop buatan Kedai Lezit ini sukses mencuri perhatian pecinta kuliner. Ukurannya yang terbilang besar dan bentuknya unik membuat pemburu kuliner penasaran.

Pemilik Kedai Lezit, Titin Supriati menjelaskan, kehadiran bakso lolipop ini merupakan ide yang secara tak sengaja ditemukannya. Saat ini, ia berupaya membuat sesuatu yang unik dan secara tiba-tiba terbersitlah bakso dengan bentuk serupa lolipop.

"Sudah empat bulan lalu, enggak nyangka kalau ternyata bakso lolipop ini mendapat antusiasme yang luar biasa. Kalau ide pembuatan bakso ini muncul begitu saja. Coba-coba buat dan banyak yang penasaran," ujar Titin kepada Merdeka Bandung, Selasa (5/12).

Bakso lolipop yang dibanderol dengan harga Rp 25 ribu itu merupakan adonan bakso sapi yang dibentuk membulat pada salah satu bagian dari tulang iga. Semangkuk bakso lolipop disuguhkan dengan mie dan sayuran dengan guyuran kuah dari kaldu sapi yang gurih.

Tak hanya bakso lolipop, sebelumnya Kedai Lezit telah menggebrak dunia kuliner dengan menghadirkan menu unik bertitle Beranak Dalam Sumur. Menu yang satu ini menawarkan sebuah bakso besar menyerupai sumur yang di dalamnya terdapat bakso kecil, ceker, iga, serta kikil.

"Kalau Bakso Dalam Sumur ini paling komplet, semuanya ada. Porsinya besar, bisa buat tiga orang. Harganya Rp 75 ribu dan memang banyak yang beli, apalagi yang datangnya keluarga. Porsinya besar jadi bisa bagi-bagi, dimakan beramai-ramai," jelas dia.

Penasaran? Langsung saja datang ke Kedai Lezit di Jalan Gading Tutuka 1 Soreang, Jalan Indrayasa, dan Jalan Muktamar Tasikmalaya.

(MH/AA)
  1. Makanan Pedas
  2. Zona Turis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA