Indonesia Menari 2017 kenalkan tarian tradisional dengan kemasan modern

Indonesia Menari 2017
Bandung.merdeka.com - Tak habis akal, di tengah hebatnya gempuran budaya asing. Bakti Budaya Djarum Foundation menggelar hajatan Indonesia Menari 2017 yang menyuguhkan tarian tradisional Indonesia dengan dikemas secara modern.
Lebih dari 3.000 orang yang terdiri dari perorangan, berbagai komunitas generasi muda, sanggar tari, komunitas pecinta tari, sekolah, dan universitas di Indonesia menari bersama dalam Indonesia Menari 2017 yang diselenggarakan di tiga kota yaitu Jakarta, Bandung, dan Solo.
"Indonesia Menari merupakan salah satu upaya Bakti Budaya Djarum Foundation untuk mengenalkan seni tari tradisional Indonesia dengan cara yang mudah dan menyenangkan," ujar Program Director Bakti Budaya Djarum Foundation, Renitasari Adrian kepada Merdeka Bandung, Selasa (21/11).
Melihat antusiasme masyarakat yang berada di luar Jakarta, maka dari itu, di tahun ini Indonesia Menari 2017 dirasa perlu untuk melakukan penambahan kota yaitu di Solo dan Bandung.
"Sehingga, peserta di daerah sekitar Bandung dan Solo pun dapat berpartisipasi di Indonesia Menari 2017. Kami harap, melalui Indonesia Menari 2017 semakin banyak masyarakat khususnya generasi muda yang memiliki keinginan untuk mempelajari tarian tradisional Indonesia dan bangga akan seni budaya bangsa. #MariMenari!," jelas diaa.
Indonesia Menari 2017 dilangsungkan dengan bentuk tarian massal koreografi yang menggabungkan beberapa gerakan tari tradisional nusantara dan tarian modern dengan durasi empat menit yang diiringi musik aransemen Pongky Prasetyo.
Dalam kesempatan tersebut Pongky menggabungkan lagu daerah dari Aceh (Bungong Jeumpa), Kalimantan Barat (Cik Cik Periuk), Jawa Barat (Cingcangkeling), Maluku (Rasa Sayange), Sulawesi Utara (Si Patokaan) dan Nusa Tenggara Timur (Gemu Fa Mi Re).
Tahun ini, Indonesia Menari 2017 dikonsep oleh Rosmala Sari Dewi dari Cioff Indonesia dengan gerakan tari tradisional yang dikemas secara modern.
Para peserta diwajibkan untuk mengikuti gerakan tari yang telah dikonsep, namun gerakan ini terbuka untuk dikreasikan oleh para peserta misalnya pada peserta kelompok dapat berkreasi di pola lantai atau blocking, variasi tinggi rendah pada setiap gerakan atau pengembangan komposisi koreografi bagi peserta individu.
Untuk Indonesia Menari 2017, Rosmala mengkolaborasikan beberapa gerakan tari tradisional dari beberapa daerah dengan menyisipkan sedikit gerakan tari modern.
"Gerakan yang cukup mudah untuk diikuti, sehingga para peserta yang bukan penari tak perlu merasa tidak percaya diri untuk berpartisipasi dalam acara ini. Karena menari dan melestarikan tarian daerah bukan hanya tugas penari, tetapi menjadi tugas kita semua sebagai masyarakat Indonesia,” terang Rosmala.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak