1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

XL sedang membangun 40 titik jaringan komunikasi di 4 provinsi

Program tersebut diharapkan akan selesai selambatnya sebelum akhir tahun 2017 nanti.

Pembangunan jaringan XL. ©2017 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Rabu, 25 Oktober 2017 11:10

Merdeka.com, Bandung - PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) sedang membangun infrastruktur jaringan lewat Program Kewajiban Pelayanan Universal atau USO (Universal Service Obligation). Program ini sekaligus menandai peringatan hari jadi XL yang ke 21.

Proses pembangunan jaringan telekomunikasi tersebut saat ini sedang dilakukan secara bersamaan di empat provinsi, dan diharapkan akan selesai selambatnya sebelum akhir tahun 2017 nanti. Jaringan tersebut mencakup 40 titik lokasi Base Transceiver Station (BTS) yang hampir semuanya berlokasi di daerah terpencil.

Chief Service Management Officer XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, ini upaya XL Axiata untuk mendukung pemerintah melakukan pemerataan pembangunan infrastruktur jaringan telekomunikasi.

"Termasuk pembangunan jaringan melalui program USO di daerah-daerah terpencil sesuai dengan rencana pembangunan yang disusun oleh pemerintah. Kami tidak akan menyia-nyiakan kepercayaan yang diberikan ini dengan melaksanakan pembangunan jaringan ini sebaik mungkin sesuai dengan harapan pemerintah," ujar Yessie dari siaran berita yang diterima Merdeka Bandung, Rabu (25/10).

Yessie juga menegaskan XL Axiata selalu siap jika pemerintah memberikan kepercayaan lagi untuk membangun jaringan USO di lokasi-lokasi lain yang masih memerlukan akses ke layanan telekomunikasi, data atau internet.

"XL Axiata memiliki visi yang sejalan dengan pemerintah dalam menyediakan jaringan telekomunikasi dan data atau internet sehingga masyarakat di daerah-daerah terpencil segera dapat memanfaatkannya untuk mengejar ketertinggalan dari daerah lain, sekaligus mempercepat pembangunan nasional yang dilaksanakan pemerintah," katanya.

XL Axiata melaksanakan proyek pembangunan infrastruktur jaringan melalui program USO tersebut berdasarkan penunjukan dari Direktorat Jenderal Pos dan Telekomunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia.

Yessie melanjutkan, perusahaan menyetujui penunjukan tersebut karena lokasi-lokasi yang ditentukan sesuai dengan rencana perusahaan dalam membangun dan memperluas cakupan jaringan di masa mendatang sehingga dapat melayani masyarakat secara lebih luas termasuk di daerah-daerah baru yang relatif terpencil.

Keberadaan infrastruktur jaringan melalui program USO ini juga diharapkan bisa dimanfaatkan untuk mendukung penyediaan layanan telekomunikasi dan data atau internet berkecepatan tinggi sehingga kesenjangan digital yang terdapat di wilayah-wilayah tersebut dapat dikurangi.

(MT/AA)
  1. Jaringan Telekomunikasi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA