1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Unjani Beri Edukasi Bagi Apoteker Pahami Tentang Olahraga dan Suplemen Pria

"Seminar Nasional Farmasi UNJANI ke empat merupakan sebagai wadah untuk para peneliti dan praktisi".

Witjaksono. ©2019 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Jum'at, 18 Oktober 2019 16:14

Merdeka.com, Bandung - Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani (Unjani), Witjaksono mengatakan, Unjani menggelar seminar nasional farmasi ke empat. Seminar ini secara khusus ditujukan untuk para apoteker dengan memberikan edukasi lebih dalam mengenai olahraga dan suplemen bagi pria.

Olahraga merupakan aktivitas untuk melatih tubuh seseorang baik secara jasmani maupun rohani. Semakin sering kita melakukan olahraga, maka akan semakin sehat pula tubuh kita.

Selain itu juga dapat membuat tubuh kita tidak mudah terserang berbagai penyakit dan gangguan kesehatan lainnya. Apoteker sebagai salah satu tenaga kesehatan mempunyai peranan penting terkait dengan perannya dalam pemberian informasi penggunaan obat khususnya obat yang digunakan untuk meningkatkan stamina.


"Seminar Nasional Farmasi UNJANI ke empat merupakan sebagai wadah untuk para peneliti dan praktisi untuk mempublikasikan hasil penelitiannya serta memberikan informasi kepada para apoteker, tenaga kesehatan lain dan masyarakat luas tentang bagaimana memanfaatkan ilmu farmasi khususnya dalam bidang olahraga di Indonesia,” kata Witjaksono kepada Merdeka Bandung.

Berdasarkan hal tersebut maka Fakultas Farmasi Unjani mengadakan Seminar nasional dengan tema ‘Peningkatan Kualitas Hidup Masyarakt Melalui Olahraga dan Supplemen yang Tepat.

Kegiatan dikemas dalam Seminar Farmasi Unjani ke-4 (SNIFA 4). Seminar Nasional Farmasi Unjani ke 4 tahun 2019 adalah Seminar yang rutin dilaksanakan oleh Fakultas Farmasi Unjani yang bekerja sama dengan Pengurus Daerah Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Provinsi Jawa Barat.

"Kegiatan Seminar Nasional Farmasi Unjani bertujuan memahami lebih jauh tentang olahraga dan pengaruh penggunaan obat-obat peningkat stamina pada olahragawan sehingga masyarakat menjadi paham dalam penggunaan obat-obat tersebut," jelasnya.

Seminar ini diikuti oleh lebih dari 400 orang, peserta pemakalah diikuti oleh 63 orang pemakalah yang terdiri dari 23 pemakalah oral dan 40 pemakalah poster.

Peserta merupakan para praktisi di Industri Farmasi, Apotek, Klinik, Puskesmas, dan Rumah Sakit serta mahasiswa dan dosen dari berbagai Perguruan Tinggi di antaranya Fakultas Farmasi Unjani, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung, Fakultas Farmasi serta Universitas Padjadjaran.

 

(ES/AA)
  1. Info Kampus
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA