1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Takeda Umumkan Vaksin Tak-003 Mampu Cegah DBD Hingga 62 Persen

"Kami optimis kandidat vaksin TAK-003 dapat membantu mengatasi masalah DBD di dunia".

Ilustrasi Vaksin Covid-19. ©2021 REUTERS/Dado Ruvic/File Photo. ©2021 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Sabtu, 29 Mei 2021 07:27

Merdeka.com, Bandung - Takeda Pharmaceutical Company Limited (Takeda) secara resmi mengumumkan bahwa kandidat vaksin demam berdarah dengue (DBD) Takeda (TAK-003) mampu mencegah penyakit DBD hingga 62 persen.

Hal tersebut diumumkan setelah melalui serangkaian uji coba imunisasi tetravalen terhadap penyakit DBD fase 3 (TIDES Phase 3), calon vaksin TAK-003 dinyatakan bisa mengurangi risiko rawat inap pasien hingga 83,6 persen, tanpa risiko gangguan kesehatan lain selama tiga tahun ke depan setelah imunisasi.

Vice President Dengue Global Program Leader Takeda Pharmaceutical, Derek Wallace mengatakan, uji coba imunisasi tetravalen terhadap penyakit DBD fase 3 (TIDES Phase 3) melibatkan lebih dari 20.000 anak-anak dan remaja sehat berusia 4 hingga 16 tahun, di negara-negara endemik DBD di kawasan Asia dan Amerika Latin.

"Kami optimis kandidat vaksin TAK-003 dapat membantu mengatasi masalah DBD di dunia,” kata Derek dari berita tertulis diterima Merdeka Bandung.

Demam berdarah merupakan penyakit virus yang cepat menyebar melalui perantara nyamuk. Penyakit DBD menjadi salah satu dari 10 ancaman teratas WHO terhadap kesehatan global pada tahun 2019. Opsi pencegahan penyakit ini masih terbilang terbatas hingga saat ini.

Di Indonesia, sepanjang tahun 2020 kasus DBD tercatat mencapai 95.893 kasus, dengan jumlah kematian mencapai 661 jiwa. Kasus DBD tersebar di 472 kabupaten atau kota di 34 Provinsi. Kematian Akibat DBD terjadi di 219 kabupaten atau kota.

Uji coba TIDES merupakan uji klinis intervensi terbesar yang dilaksanakan Takeda. Uji klinis ini melibatkan Komite Pemantau Data independen, yang terdiri dari para ahli yang secara aktif memantau keselamatan para peserta uji coba secara berkelanjutan.

Eksplorasi lanjutan uji coba TIDES fase 3 dilakukan selama 36 bulan. Hasil eksplorasi ini telah dipresentasikan pekan lalu (22/5), dalam Konferensi International Society of Travel Medicine (CISTM) ke-17 di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Hasil pengujian ini memperkuat potensi TAK-003 untuk membantu melindungi mereka yang tinggal atau bepergian ke negara-negara endemik demam berdarah dengue,” jelasnya.

(ES/AA)
  1. Vaksin
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA