1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Rumah Zakat Terjunkan 50 Relawan ke Daerah Terdampak Tsunami Selat Sunda

"Rumah Zakat Action telah menyiapkan program penanggulangan bencana berdasarkan fase dan jangka waktu yang ditetapkan pemerintah setempat".

Murni Alit Baginda. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Selasa, 25 Desember 2018 15:25

Merdeka.com, Bandung - Rumah Zakat Action yang merupakan unit penanggulangsn bencana Rumah Zakat menerjunkan 50 relawan evakuasi ke daerah terdampak gempa tsunami Selat Sunda yang terjadi di Pandeglang dan sekitarnya.

Data sementara yang berhasil dihimpun Posko BNPB hingga (24/12) pukul 23.45 WIB, tercatat 373 orang meninggal dunia, 128 orang hilang, 1.459 orang luka-luka, 5.665 orang mengungsi. kerusakan fisik meliputi 681 rumah rusak, 434 perahu rusak, 69 unit hotel rusak, 84 unit kendaraan roda empat rusak dan 49 unit kendaraan roda dua rusak.

Sementara itu lokasi paling terdampak adalah Pesisir Lampung Selatan, Pantai Tanjung Lesung, Sumur, Teluk Lada, Penimbang dan Carita.

Chief Program Officer Rumah Zakat, Murni Alit Baginda mengatakan, Rumah Zakat selalu berupaya untuk gerak cepat saat terjadi sebuah bencana baik di Tanah Air maupun di negara lainnya.

"Rumah Zakat Action telah menyiapkan program penanggulangan bencana berdasarkan fase dan jangka waktu yang ditetapkan pemerintah setempat," ujar Murni saat jumpa pers di Rumah Zakat, Jalan Turangga, Selasa (25/12).

Aksi yang dilakukan saat ini meliputi, evakuasi korban, rapid assessment, layanan medis, pendistribusian logistik serta penyiapan dapur umum. Sejumlah empat armada ambulan disiagakan dilokasi, dibantu dengan tujuh unit kendaraan roda dua dan empat untuk membantu proses distribusi dan layanan bagi warga.

Pos segar dan pos hangat bagi para penyintas dan aparat serta relawan menjadi pelengkap yang turut dihadirkan untuk meringankan dan memberikan energi ditengah situasi tanggap darurat ini.

"Kondisi evakuasi yang masih berjalan, serta kerusakan rumah dan beberapa fasilitas publik menyebabkan relawan terkonsentrasi untuk proses evakuasi serta menyebabkan pengungsi dibeberapa titik lokasi. Kebutuhan logistik yang saat ini perlukan terdiri dari makanan, alas tidur, selimut, kebutuhan bayi, dan bantuan medis," jelas Murni.

Untuk kebutuhan pelayanan, Rumah Zakat Action membuka posko utama yang berada di Masjid Nurul Hidayah Jalan Raya Labuan - Tanjung Lesung, Kampung Tarogong Desa Margadana Kecamatan Pagelaran Banten dan Pos Kemanusiaan Tsunami Lampung Selatan di Way Muli Timur Kecamatan Rajabasa Lampung Selatan.

Disamping itu Rumah Zakat menyiapkan lima pos pendukung, yaitu kantor Cabang Cilegon Jalan Letjend R Soeprapto No 25 G Cilegon, Kantor Cabang Bandar Lampung Jalan Jend Sudirman No 59 Kota Bandar Lampung, Rumah Zakat Tangerang Ruko Victoria Park Jalan Imam Bonjol Blok A2 No. 19A Tangerang, Kp. Angsana Desa Angsana kec. Angsana, Masjid RS Krakatau Medika Cilegon, posko Sumur Kp.Paniis Desa Cigarondong Kec Sumur, Pandeglang.

Sementara itu, Kepala Rumah Zakat Action, Herlan Wilandariansyah mengatakan, Rumah Zakat Action tak sendirian. Pihaknya berkolaborasi dengan tim relawan lain untuk saling bahu membahu memberi bantuan bagi para korban tsunami.

"Kami tidak bekerja sendirian. Misalnya ada korban yang butuh apa dan kami tidak punya, kami akan meminta bantuan relawan lain. Soalnya kami bekerjasama demi memberi bantuan bagi para korban bencana," katanya.

(ES/AA)
  1. Bantuan kemanusian
  2. Tsunami Banten dan Lampung
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA