1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

RTDI & RKCI 2021 Hadir Untuk Membantu Mendorong Akselerasi Smart City

"Kegiatan riset ini bukan untuk mencari kalah dan menang, kita ingin membantu kota-kota untuk menyejahterakan masyarakat".

Kegiatan riset. ©2021 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Selasa, 28 Desember 2021 19:10

Merdeka.com, Bandung - Riset Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021 (RTDI & RKCI 2021) kembali digelar. Kegiatan dua tahunan yang diselenggarakan sejak 2015 itu digepar oleh Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas – Institut Teknologi Bandung (PIKKC ITB).

Kegiatan yang bertujuan untuk membantu proses evaluasi permasalahan dan mendorong akselerasi program smart city dan transformasi digital kota-kota di Indonesia ini digelar sebagai bentuk kepedulian, dukungan dan bukti Tri Dharma Perguruan Tinggi.

“Kegiatan riset ini bukan untuk mencari kalah dan menang, kita ingin membantu kota-kota untuk menyejahterakan masyarakat dengan cara membantu proses evaluasi dan meningkatkan kelemahan-kelemahan yang ada untuk menjadikan kota lebih baik lagi," ujar Ketua Pusat Inovasi Kota dan Komunitas Cerdas - ITB, Prof. Dr. Ir. Suhono Harso Supangkat, M.Eng dati berita tertulis diterima Merdeka Bandung.

Rangkaian acara Riset Rating Transformasi Digital dan Kota Cerdas Indonesia 2021 (RTDI & RKCI 2021) yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden RI Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada 2 Agustus 2021 lalu dan kemudian dilanjutkan dengan proses pengisian evaluasi mandiri, validasi data, pengolahan dan penilaian secara daring selama bulan September - Desember 2021 serta penutupan di penghujung tahun.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dr. Mego Pinandito (Plt. Deputi Bidang Pemanfaatan Riset dan Inovasi) yang mewakili Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Dr. Laksana Tri Handoko dan resmi ditutup oleh Dr. Drs. Safrizal Z.A (Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan – Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia) yang mewakili kehadiran Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian.

Disamping itu, kegiatan RTDI dan RKCI 2021 ini diikuti dengan beberapa rangkaian kegiatan antara lain Webinar Goesmart (Go to Smart City) yaitu rangkaian webinar dengan topik dan isu terkini seputar perkembangan smart city, diselenggarakan pula rangkaian ‘Ngota’ (video paparan program smart city kota) dan ‘Diskusi Kota’ (talkshow bersama Walikota seputar akselerasi program smart city dan transformasi digital kota).

“Proses untuk kegiatan ini walaupun terbentur situasi dan kondisi yang kurang baik karena pandemi dan daring namun tetap dapat berjalan sesuai dengan rencana,” ujar Dr. Hendra Sandhi Firmansyah, S.T., M.T, Ketua pelaksana dan tim peneliti RTDI dan RKCI 2021.

Selain berfokus pada penyusunan indikator, pengukuran dan kajian riset pada RTDI & RKCI ini menggunakan Garuda Smart City Framework (GSCF). Pada kesempatan ini, Institut Teknologi Bandung yang diwakilkan oleh tim ahli PIKKC ITB memberikan beberapa paparan terkait hal tersebut.

Yaitu Konsep Transformasi Budaya dalam Pengukuran Masyarakat Cerdas oleh Prof. Dr. Yasraf Amir Piliang, M.A., Perencanaan Tata Kota dalam Pengukuran Ekonomi dan Tata Kelola Cerdas oleh Adiwan Fahlan Aritenang, S.T., M.GIT., Ph.D., Tolak Ukur Membangun Lingkungan Cerdas oleh Dr. Ir. Dwina Roosmini, M.S., paparan Sentimen Analisis dalam Pengukuran Kota Cerdas oleh Dr. I Made Ariya Sanjaya - Kazee serta penjelasan penilaian pada RTDI dan RKCI yang disampaikan oleh Dr, Ir. Arry Akhmad Arman, S.T., M.T. yang diharapkan dapat diimplementasikan oleh kota- kota di Indonesia.

Dalam acara penutupan kegiatan RTDI dan RKCI 2021 ini terdapat beberapa segmen yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yaitu adanya peluncuran kanal ‘Ngobrol Kota’ sebagai sarana publikasi informasi inovasi cerdas dan transformasi digital kota) serta perilisan hasil riset (peringkat dan analisis), pemberian apresiasi dengan berbagai kategori yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya dan paparan dari tim ahli PIKKC ITB.

Dari total 72 kota yang berpartisipasi, kategori utama penghargaan pada Riset Transformasi Digital Indonesia 2021 ini yaitu “Kota dengan Kesiapan Digital Terbaik” diraih oleh Semarang, Medan, Surabaya, Tangerang Bogor untuk kelompok Kota Besar. Pontianak, Surakarta, Pekanbaru, Madiun dan Samarinda untuk kelompok Kota Sedang. Tual, Magelang, Tidore, Mojokerto dan Langsa untuk kelompok Kota Kecil.

Sedangkan untuk kategori utama penghargaan pada Riset Rating Kota Cerdas Indonesia 2021 yaitu “Kota Menuju Cerdas” yang diraih oleh Semarang, Surabaya, Bogor, Bandung dan Tangerang untuk kelompok Kota Besar. Surakarta, Balikpapan, Yogyakarta, Kediri dan Denpasar untuk kelompok Kota Sedang. Bontang, Bukittinggi, Pariaman, Magelang dan Padang Panjang untuk kelompok Kota Kecil.

(ES/AA)
  1. Bisnis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA