1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Ridwan Kamil targetkan groundbreaking LRT Metro Kapsul dimulai September

Emil telah rapat dengan pemerintah pusat. Akan ada dana cair untuk pembangunan.

©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Sabtu, 04 Agustus 2018 15:59

Merdeka.com, Bandung - Pemerintah Kota Bandung menargetkan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek LRT Metro Kapsul dapat dilakukan September mendatang. Hal ini disampaikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai menggelar pertemuan dengan Kementerian Perhubungan di Jakarta, beberapa waktu lalu.

"Mereka mengupayakan di akhir September groundbreaking untuk tahap I. Yang kemarin Saya soft launching itu (koridor 3). Jadi konstruksi sudah bisa dimulai," ujar pria yang akrab disapa Emil ini kepada wartawan.

Menurut Emil, dalam rapat tersebut turut hadir pula Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan. Melalui rapat tersebut kata Emil, ada percepatan untuk pembangunan Metro Kapsul di Kota Bandung setelah dicanangkan pada Februari lalu.

Menurut Emil, dengan adanya keterlibatan pemerintah pusat, dapat membantu dari sisi pembiayaan untuk pembangunan sarana transportasi massal di Bandung. Emil menyebut bahwa pembangunan LRT Bandung akan menjadi salah satu prioritas pemerintah pusat setelah perhelatan Asian Games 2018.

"Saya juga sudah rapat dengan Kemenhub dua hari lalu, rapat dengan Pak Luhut juga, akan memulai LRT Bandung raya, percepatan. Sehingga ada dana-dana dari pusat yang akan digelontorkan secepatnya ke sistem transportasi," katanya.

Emil mengakui selama ini persoalan dana menjadi salah satu kendala yang membuat realisasi pembangunan Metro Kapsul berjalan begitu lambat. "(Kendala pembangunan LRT) itu duit. Isunya selalu biaya. Makanya Palembang jalan karena dikasih APBN 100 persen, kan. Jadi kendalanya bukan di ilmu, tetapi uang," ucapnya.

Emil mengungkapkan sembari menunggu dimulainya pembangunan, pihaknya juga sudah melengkapi seluruh persyaratan. Termasuk Detail Engineering Design (DED).

"(Persyaratan) sudah, sudah ada. Kemungkinan metro kapsul, karena lebih murah 50 persen. Kalau yang Palembang itu Rp 400 miliar per km, kalau yang metro kapsul hanya Rp 200 miliar per km," ungkapnya.

Emil yang juga terpilih sebagai Gubernur Jawa Barat berjanji akan menjadikan LRT sebagai moda transportasi massal di wilayah Bandung Raya. Bukan hanya Kota Bandung, Metro Kapsul nanti akan mengkoneksikan wilayah di Bandung Raya.

"Jadi tugas Saya sebagai gubernur nanti mengkoneksi metro kapsul ke Jatinangor, ke Soreang," katanya.

(MH/DR)
  1. LRT Bandung
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA