Videotron di Jakarta putar film porno, ini antisipasi Pemkot Bandung


Ilustrasi Kota Bandung
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melakukan langkah antisipasi untuk mencegah terulangnya kasus pemutaran film porno di videotron di Jakarta. Pemkot Bandung melalui Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) yamg dalam hal ini bertugas sebagai tim wasdal (pengawasan dan pengendalian) reklame akan meningkatkan pengawasan terhadap isi konten yang diputar videotron di seluruh Kota Bandung.
Kadiskamtam Kota Bandung Arief Prasetya, mengatakan untuk langkah antisipasi yang telah dilakukan yakni pengawasan dari proses perizinan. Dari proses perizinan ini, pihaknya menyeleksi konten-konten yang diputar di videotron.
"Kita melakukan wasdal (pengawasan pengendalian) itu juga kita lakukan dari kontennya. Isinya apakah sesuai dengan perizinannya, ukurannya, tempatnya. Itu terus kita lakukan," ujar Arief kepada wartawan, Selasa (4/10).
Arief mengatakan, Diskamtam juga akan membina para operator melalui asosiasi biro iklan di Bandung.
"Untuk pengawasan (operator) kita tidak bisa, karena oleh biro ya, tapi kita melakukan pembinaan dengan biro melalui asosiasi. Supaya biro-biro ini dengan operatornya lebih mengawasi, karena yang bertanggung jawab terhadap isi bironya. Kita cuma legal aspeknya saja, jadi aturannya saja," katanya.
Arief mengungkapkan, pihaknya tak akan segan-segan memberikan sanksi tegas kepada biro iklan jika kasus di Jakarta terjadi di Bandung.
"Pasti kita akan mengeluarkan sanksi. Sanksinya pemutusan atau pemberhentian secara langsung oleh kita," ujarnya.
Arief menambahkan di Bandung sendiri saat ini ada lebih dari 50 videotron yang terpasang di sejumlah titik. Sejak kasus pemutaran video porno di videotron di Jakarta, Diskamtam berjanji akan mengintensifkan pengawasan.
Sebelumnya diberitakan, papan iklan videotron di dekat kantor wali kota Jakarta Selatan membuat heboh gara-gara memutar video porno Jepang.
Warga langsung berkerumun di bawah videotron berukuran 24 meter itu. Beberapa pengguna jalan sempat merekam kejadian memalukan itu.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak