Dinsos sebar pasukan rompi merah antisipasi PMKS selama PON

Manusia silver
Bandung.merdeka.com - Rangkaian acara Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX / 2016 secara resmi akan segera dimulai beberapa hari lagi. Kota Bandung menjadi salah satu wilayah yang menjadi tempat pertandingan cabor PON dengan jumlah venue terbanyak yakni 22 venue.
Acara pesta olahraga nasional empat tahunan ini diprediksi akan menyedot puluhan ribu tamu dari luar kota. Baik peserta kontingen maupun wisatawan yang datang ke Kota Bandung. Banyaknya tamu dari luar kota, biasanya diikuti dengan menjamurnya jumlah PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial).
Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung akan menyebar pasukan rompi merah di sejumlah titik strategis. Pasukan rompi merah ini merupakan petugas khusus bentukan Dinsos yang bertugas menjangkau PMKS di Kota Bandung.
"Ratusan petugas rompi merah akan kita sebar di sejumlah titik venue dan hotel tempat menginap peserta PON. Ini langkah antisipasi kita," ujar Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung Aji Sugiat saat dihubungi, Kamis (14/9).
Aji menuturkan, pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan di jalan-jalan protokol dan pusat-pusat kota. Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kewilayahan untuk ikut mengawasi keberadaan PMKS.
"Jadi untuk di jalan-jalan protokol ini nanti ada tim unit sosial respon (USR) Dinsos. Mereka akan memantau di jalan protokol. Di kewilayahan kita minta juga meningkatkan pengawasan di wilayah masing-masing," katanya.
Aji mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memberikan uang kepada PMKS. Sebab hal itulah yang membuat PMKS kembali lagi ke jalan. "Untuk itu kami imbau tidak memberikan uang kepada PMKS," kata Aji.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak