Ini rahasia Kaskus tetap eksis meskipun banyak bermunculan situs baru


Andrew Darwis (Kiri)
Bandung.merdeka.com - Bagi para netizen, mendengar nama Kaskus sudah tidak asing lagi. Kaskus yang merupakan singkatan Kasak Kusuk, telah dikenal sebagai situs forum komunitas maya terbesar di Indonesia.
Didirikan oleh dua anak muda yakni Andrew Darwis dan Ken Dean Lawadinata pada November 1999 di Seattle, Amerika Serikat, Kaskus terus berkembang selama perjalanan 17 tahun hingga sekarang.
Tak salah memang jika Kaskus disebut menjadi situs forum nomor satu di Indonesia. Saat ini saja, Kaskus dikunjungi sedikitnya 900 ribu orang dengan jumlah page view melebihi 15 juta setiap harinya.
Lalu apa rahasia yang membuat Kaskus tetap bisa menjadi besar seperti sekarang?
Andrew Darwis, salah seorang pendiri Kaskus mengungkapkan rahasia kesuksesan Kaskus selama perjalanan 17 tahun. Menurut Andrew, salah satu kunci sukses yang membuat Kaskus bisa menjadi sebesar saat ini yakni selalu mendengarkan apa yang diinginkan pengguna (user).
"Sebenarnya rahasia kita dari user. Kita dengerin user. Awalnya kita kan dari discussion forum, kemudian ada user yang request minta difasilitasi untuk menjual produk, kita bikin Forum Jual beli. Jadi Kita emang selalu dengerin request dari user," ujar Andrew di sela acara Meet and Greet Film 'Sundul Gan' di Universitas Kristen Maranatha, Jalan Surya Sumantri, Jumat (20/5).
Selain itu, kata Andrew, rahasia lainnya yakni dengan membuat konten yang bagus. Dengan membuat konten-konten yang bagus, masyarakat akan selalu tertarik untuk mengunjungi Kaskus.
"Dan kita ngerasa produk kita (bagus) itu kontennya. Bikin orang mau balik balik lagi," ujarnya.
Dengan dua jurus ini, lanjut Andrew, membuat Kaskus masih bertahan selama 17 tahun. Terlebih lagi saat ini Kaskus masuk menjadi 7 situs yang paling banyak dikunjungi di Indonesia.
"Jadi yang bikin Kaskus ramai sampai sekarang, ya karena kontennya banyak dan user-nya banyak. Kalau kita posting apapun dalam hitungan menit pasti ada yang reply. Interaksi dua arah," ujarnya.
Disinggung banyak situs-situs baru bermunculan, Andrew tidak menganggap itu sebagai ancaman. Menurut dia, hal tersebut justru menjadi positif. Sebab dengan banyak bermunculan situs-situs baru menjadi sarana edukasi untuk membuat orang menjadi semakin melek internet.
"Kayak ada Tokopedia, Buka lapak, OLX dan segala macam menurut kita sebenarnya kita malah senang sih dengan adanya ini mereka semua. Ini yang justru mengedukasi orang supaya cobain internet. Jadi buat kita bukan saingan tapi jadi salah satu buat growing industry supaya makin ramai, supaya banyak orang main internet," ujarnya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak