Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi

Ilustrasi susu. Shutterstock/Valentyn Volkov
Bandung.merdeka.com - Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi medik dr. Aditya Wahyudi, SpKFR menjelaskan, pengapuran sendi lutut adalah permasalahan umum bagi para lansia, meskipun kelompok usia lain bisa saja mengalaminya. Ini terjadi karena struktur jaringan dan cairan pada sendi lutut berubah. Jaringan yang dimaksud yaitu jaringan tulang rawan.
“Perlu diketahui, bahwasannya sendi lutut dilapisi tulang rawan hialin yang ketebalannya 5 mm. Lapisan tersebut memungkinkan sendi bebas bergerak tanpa ada gesekan. Ketika pengapuran terjadi maka muncul berbagai keluhan, seperti penurunan fungsi sendi, gangguan gerak, dan disabilitas fisik,” kata dr. Aditya dari berita tertulis diterima Merdeka Bandung.
Memperbanyak asupan baik seperti Susu Nadivit Colostrum bisa jadi langkah cerdas. Kandungan nutrisi didalamnya akan memperbaiki struktur jaringan yang bermasalah.
Sementara itu, Dr. Firdausyi Ayunda menjelaskan, susu Nadivit Colostrum hadir sebagai solusi untuk membantu meredakan sakit lutut yang Anda derita. Bahan utamanya adalah kolostrum yang dihasilkan oleh indukan sapi import pada saat sesudah melahirkan. Cairan kental berwarna kuning itulah bernama kolostrum dan diperkaya nutrisi baik.
“Kolostrum yang dihasilkan oleh sapi diketahui 400x lipat lebih baik dan bernutrisi dibandingkan kolostrum manusia," terang Dr Firdausyi Ayunda.
Kolostrum diketahui bersifat anti-inflamasi alami karena diperkaya oleh mineral, vitamin, immunoglobulins dan asam amino. Diolah dengan teknologi tinggi dan pemeriksaan mutu yang ketat, memastikan Susu Nadivit Colostrum aman dikonsumsi.
Berhasil mengantongi izin BPOM, membuatnya tidak perlu diragukan lagi perihal keamanan. Keanekaragaman nutrisi didalamnya sangatlah berkhasiat untuk meredakan kerusakan pada jaringan lutut. Sehingga mempercepat proses kesembuhannya secara optimal.
Sementara itu, General Manager nadivit.com Nancy Erlita menjelaskan, Susu Nadivit Colostrum berasal dari sapi-sapi impor yang dikembangbiakkan secara higienis. Sapi tersebut sama sekali tidak diberikan hormon pertumbuhan dan makan rumput alam. Yaitu rumput yang terbebas dari residu pestisida.
“Bagi Anda penderita diabetes, maka tetap bisa meminumnya secara aman karena memakai pemanis nol kalori. Tidak perlu khawatir apabila menaikkan kadar gula darah. Seseorang yang menderita asam urat juga aman-aman saja, berkat kandungan peptida LMW,” tutup dia.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak
Zurich Luncurkan Entrepreneurship Bantu Siswa SMA & SMK Ciptakan Peluang Ekonomi