Akan dibuat jalan, 600 makam akan dipindahkan

Jalan raya
Bandung.merdeka.com - Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Pemakaman dan Pertamanan (Diskamtam) akan memindahkan 600 makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Pandu yang berada di kawasan Jalan Pajajaran. Pemindahan ini sebagai konsekuensi pembangunan proyek jalan tembus dari Jalan Pandawa ke Jalan Dr. Djunjunan (Pasteur) yang akan dibangun pada tahun ini.
"Berkaitan kerjasama dengan DBMP (Dinas Bina Marga dan Pengairan) akan membuat jalan tembus dari Jalan Pandawa ke Jalan Dr. Djundunan. Ada 600 makam yang harus kita pindahkan," ujar Kadiskamtam Kota Bandung Arief Prasetya kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Senin (4/1)
Arief menuturkan, 600 makam tersebut rencananya akan dipindahkan ke TPU Cikadut. "Jadi akan dipindahkan ke TPU Cikadut. Tapi TPU Cikadut tertutup, makanya sekarang lagi upaya membuka untuk pemindahan sementara," katanya.
Arief mengungkapkan, pihaknya akan segera mensosialisasikan rencana tersebut kepada ahli waris. Sebab pelaksanaan pembangunan rencananya akan dilakukan pada tahun ini.
"Kita sosialisasi terus bertemu ahli waris. Rencananya akan mulai tahun 2016 awal, karena DBMP tidak mau terlalu lama mengerjakannya," ungkapnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Binamarga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung Didi Ruswandi mengatakan, jalan tersebut dibuat untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi dari kawasan Jalan Pajajaran yang menuju ke Pasteur.
Adapun untuk jalan tembus yang dibuat yakni sepanjang 700 meter dengan lebar 7Â meter "Kalau ditambah dengan saluran air dan trotoar, lebarnya menjadi 12 meter," kata Didi
Didi berharap pemindahan makam dapat segera dilakukan sebelum batas akhir pada Maret 2016. Sebab hingga saat ini masih banyak ahli waris yang menolak rencana pemindahan makam tersebut.
"Sudah dua kali pertemuan dengan ahli waris, tapi belum ada kesepakatan. Kita kan hanya ngurusi konstruksi,"kata Didi.
Sementara anggaran untuk membangun proyek jalan tembus tersebut yakni Rp 7 miliar dari RAPBD tahun 2016.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak