DPRD Ingatkan Pemkot Bandung, Pembangunan Proyek Tol Dalam Kota Harus Sesuai RTRW

Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto
Bandung.merdeka.com - Rencana pembangunan proyek tol dalam kota mendapat perhatian dari DPRD Kota Bandung. Dewan mengingatkan agar rencana pembangunan infrastruktur harus melihat peraturan daerah yang ada di Kota Bandung terutama kaitan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).
Anggota Komisi C DPRD Kota Bandung Folmer Siswanto Silalahi mengatakan, pembangunan infrastruktur apalagi pembangunan fisik akan berpengaruh kepada tata ruang wilayah Kota Bandung. Sehingga setiap ada pembangunan infrastruktur apalagi yang sifatnya masif harus dilihat dulu kesesuaiannya dengan peraturan daerah terkait Rencana Detil Tata Ruang (RDTR).
"Jadi tidak bisa sekonyong-konyong berdasarkan kebutuhan begitu, kemudian main dibangun, kemudian akan merusak pola ruang, peruntukan yang ada di Kota Bandung dengan alasan hanya persoalan kemacetan. Karena kan harus melihat dari berbagai sisi, dampak sosial, politik, ekonomi harus dilihat dong," ujar Folmer saat dihubungi, Kamis (3/1).
Folmer menilai, jika kajiannya hanya dilihat dari sisi faktor ekonomi untuk saat ini memang dibutuhkan. Namun jika melihat kita dari sisi pemanfaatan ruang, tentu harus melihat berbagai hal. Jangan sampai Pemkot Bandung tidak konsisten dengan perda yang dibuat.
"Jangan-jangan di Perda RTRW Kota Bandung sendiri koridor tol tengah itu belum ada di perda kita," kata dia.
Disinggung terkait langkah Pemkot Bandung yang mengajukan revisi Perda RTRW agar proyek tersebut dapat berjalan, Folmer menyebut harus ada kesepakatan dari semua pihak. Jangan sampai proyek ini hanya jadi wacana.
"Artinya kan gitu, jadi tidak bisa pada saat nanti revisi RTRW-nya, RDTR-nya kita melihat bahwa ternyata pembangunan tol tengah ini menimbulkan dampak terkait lingkungan yang cukup mengkhawatirkan, menganggu pola ruang yang ada di jalur yang dilewati. Bisa saja itu tidak disepakati oleh DPRD kan. Kalau tidak disepakati kan sayang, sudah MoU begitu dengan pihak investor, pemerintah pusat, itu kan jadinya hanya jadi wacana," ungkapnya.
Folmer menyarankan agar proyek Bandung Intra Urban Tol Road (BIUTR) yang seharusnya direalisasikan terlebih dahulu. Menurutnya, proyek ini sudah tercantum dalam Perda RDTR. Kajiannya pun telah dilakukan dari berbagai aspek.
"Kenapa itu enggak kita dorong bersama-sama, karena itu sudah ada dalam Perda RDTR kita, sudah ada jalur itu. Kenapa enggak itu yang kita upayakan untuk direalisasikan. Kan sama aja Barat timur, satu dari Pasir Koja dan satu lagi dari Pasteur. Tujuannya sama mengarah ke timur. Itu kan secara aturan kajian dan kebutuhan itu memang sudah sejak lama direncanakan. Nah ini yang saya lihat hal-hal seperti ini, kita bisa lihat dari sisi politis ganti pemimpin ganti kebijakan ganti program, yang jadi korban kan masyarakat, tata ruang kota Bandung terkait pembangunan fisik," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak