Kendala serahkan aset, perpustakaan alun-alun Bandung tak kunjung dibuka untuk umum

Meti Supriati
Bandung.merdeka.com - Perpustakaan di alun-alun Bandung hingga saat ini belum kunjung dibuka untuk umum. Padahal bangunan fisik telah selesai bersamaan dengan revitalisasi alun-alun Bandung beberapa tahun lalu.
Kabid Pengembangan Perpustakaan dan Kearsipan Dispusip Kota Bandung Meti Supriati mengatakan, perpustakaan di Alun-Alun Bandung belum dibuka karena masih terkendala penyerahan aset.
"Kalau yang di alun-alun belum selesai pembangunannya sehingga kita harus menunda terlebih dahulu. Termasuk ada administrasi yang perlu kita selesaikan. Kita coba tahun ini untuk menyelesaikan karena ada hal yang perlu dikomunikasikan. Salah satunya penyerahan aset dari pengembang ke Pemkot," ujar Meti kepada wartawan di Taman Sejarah, Kamis (27/9).
Karena urusan aset bukan ranah Dispusip, maka pihaknya hanya bisa menunggu. Namun saat perpustakaan tersebut sudah diserahkan dari pengembang kepada Pemkot Bandung, barulah menjadi kewenangan Dispusip.
"Sebetulnya karena ini ranahnya di bagian aset. Dispusip hanya jadi pengelola perpustakaannya. Di luar itu bukan kewenangan kami," kata dia.
Secara fisik, kata Meti bangunan perpustakaan selesai. Tinggal disempurnakan dengan interior untuk ruangan perpustakaan. Jika bangunan sudah selesai sepenuhnya, nantinya tidak hanya menyediakan layanan untuk ruang baca saja, tetapi juga akan dilengkapi dengan ruang aktivitas.
"Rencanan pembangunan disana tidak hanya layanan perpustakaan tetapi juga ada galeri untuk berkegiatan. Jadi tidak hanya ruang untuk bacanya, tapi ada aktivitas disana. Apakah itu kegiatan seni atau kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat luar," ucapnya.
Pihak Dispusif sendiri lanjut Meti telah menyiapkan buku-buku untuk ditempatkan di perpustakaan alun-alun Bandung. Tema-tema buku yang ditempatkan dipastikan yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat umum.
"Untuk buku yang pasti segmennya bisa diakses semua lapisan masyarakat umum," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak