Para peneliti level nasional hadir di acara Forum Riset Life Science Nasional

Direktur Riset dan Pengembangan Bio Farma Adriansjah Azhari
Bandung.merdeka.com - Bio Farma akan kembali mengumpulkan para peneliti level nasional untuk berdiskusi dalam acara Forum Riset Life Science Nasional (FRLN). Acara tersebut akan diselenggarakan di Jakarta, Kamis (13/9) mendatang.
Mengusung tema ‘Riset dan Inovasi Bidang Life Science yang Berkelanjutan di Indonesia’, kegiatan ini bertujuan membangun sinergi antara Pemerintah, Perguruan Tinggi, Industri serta Komunitas pendukungnya, sebagai upaya mempercepat pengembangan vaksin dan produk life science oleh para peneliti di dalam negeri.
Direktur Riset dan Pengembangan Bio Farma Adriansjah Azhari mengatakan, sesuai dengan Instruksi Presiden No 6 Tahun 2016 mengenai Percepatan Pengembangan Industri Farmasi dan Alat Kesehatan, Bio Farma terus melakukan upaya percepatan dan kemandirian dalam pengembangan produk vaksin dan life science.
"Ini misi besar Bio Farma untuk bangsa. Kami ingin menjadi lokomotif riset life science di Indonesia. Bio Farma tengah bekerja keras mempercepat hilirisasi dan peluncuran produk life science hasil riset peneliti dalam negeri melalui kerjasama yang erat dengan Pemerintah, termasuk dengan badan regulator, dan merangkul para peneliti dari akademisi, lembaga riset, maupun komunitas. Saya optimis dengan kerjasama yang baik, aktifitas riset para peneliti nasional bisa menghasilkan produk-produk baru tepat waktu dan sesuai kebutuhan masyarakat luas," ujar Adriansjah saat jumpa pers, Senin (10/9).
Adriansjah yang juga seorang pakar current Good Manufacturing Practice (cGMP), dan pernah menjadi tenaga ahli CPOB BPOM, mengatakan bahwa dirinya mewakili Bio Farma sangat bangga dengan pencapaian FRLN.
"Peneliti life science Indonesia kemampuannya tidak kalah dari peneliti negara maju. Bangsa Indonesia layak bangga pada prestasi rekan-rekan peneliti yang di tengah berbagai keterbatasan masih mampu menunjukkan hasil kerja nyata. Nanti pada saat FRLN 2018 akan ada peluncuran prototipe kit HbsAg dan dan kit antiHBsAg hasil karya peneliti FRLN, yang masing-masing berfungsi untuk mendeteksi virus HbsAg dan mendeteksi keberhasilan imunisasi," jelas dia.
Sementara itu, Peneliti senior Bio Farma sekaligus Ketua Panitia FRLN 2018, Neni Nurainy menjelaskan lebih lanjut bahwa kit hasil kolaborasi antara Bio Farma, dan ITB tersebut merupakan penelitian lanjutan dari Konsorsium Hepatitis B yang terdiri dari Lembaga Eijkman, ITB, BPPT dan Bio Farma.
"Kit HbsAg memiliki keunggulan dibanding kit diagnostik tipe screening yang ada di pasaran, yaitu mampu mendeteksi titer virus secara kuantitatif. Sehingga hasil diagnosa yang didapat akan lebih akurat menggambarkan kondisi pasien yang diperiksa dibanding kit screening yang hanya memberi hasil positif dan negatif," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak