Sejuta Pelangi Indonesia, album musik anak-anak masa kini


Sejuta Pelangi Indonesia
Bandung.merdeka.com - Bicara soal lagu anak-anak, tahun 2000an seperti sekarang sangat berbeda bila dibandingkan dengan tahun 1990an. Pada era 90an, sederet penyanyi cilik bermunculan dengan lagu anak-anak yang ceria. Kini, lagu anak-anak sulit sekali dicari.
Fakta bahwa saat ini tak sedikit anak kecil yang menyanyikan lagu dewasa menunjukkan tak ada lagu anak-anak yang berkembang pesat seperti era 90an.
Melihat terjadinya kemerosotan lagu anak-anak, seorang Produser Cakra Dewa berinisiatif untuk menelurkan sebuah album bertitle 'Sejuta Pelangi Indonesia'. Ini merupakan proyek yang diproduksi Studio 8 Bandung.
Ada lima solois dan dua grup vokal yang hadir dalam album lagu-lagu anak ini. Para artis yang hadir dalam album ini merupakan hasil audisi yang dilakukan oleh Cakra dan memenuhi kriteria serta dinilai mampu mewakili cerminan anak-anak saat ini.
"Album ini hadir sebagai bentuk perhatian saya dan tim kala mihat perkembangan lagu anak saat ini yang terus merosot. Enggak kayak era 90an m. Kehadiran album ini karena saya ingin bikin lagu-lagu anak seperti era 90an," ujar Cakra kepada Merdeka Bandung, belum lama ini.
Para penyanyi yang berusia dari lima hingga 13 tahun ini berasal dari Bandung, Jakarta, serta Cirebon. Bicara soal pengerjaan proyek album ini, kata dia, dibutuhkan waktu satu tahun.
"Bukan hal mudah ya mengerjakan proyek album lagu-lagu anak. Soalnya saat proses rekaman, kami harus mengikuti mood anak-anak ini. Ya, namanya juga anak-anak. Tentunya kami memaklumi itu," ujarnya.
Cakra menjabarkan, ini merupakan proyek sosial untuk kepedulian. Nantinya, album ini tak akan dijual. Melainkan hadir di sekolah-sekolah setingkat TK dan Paud. Pihaknya tengah berupaya untuk menjalin kerjasama dengan pemerintah.
"Soal berapa copy yang akan diproduksi kami belum tahu. Soalnya kami akan menggandeng pemerintah dan membagikan album ini secara gratis ke sekolah TK dan Paud. Ini merupakan proyek sosial kami untuk kepedulian," katanya.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak