Nuansa nyaman berburu batik di rumah batik Cipaku

Rumah Batik Cipaku
Bandung.merdeka.com - Batik, kain tradisional khas Indonesia ini memang memiliki ragamnya yang cukup banyak. Berbagai kota seperti Cirebon, Pekalongan, hingga Solo memiliki motif batiknya sendiri yang menjadikan itu adalah ciri khas.
Namun, untuk berburu batik dari berbagai daerah di Tanah Air, tak perlu melancong jauh-jauh ke kota asalnya. Soalnya, di Bandung ada sebuah tempat berburu batik yang menawarkan tempat sangat nyaman serta koleksi batik nan lengkap.
Adalah Rumah Batik Cipaku. Tempat berburu batik di Jalan Cipaku Indah ini menawarkan konsep yang sangat nyaman. Berada disebuah komplek perumahan di Kawasan Setiabudi, Rumah Batik Cipaku memang merupakan rumah dari sang empunya yang kemudian disulap menjadi sebuah toko.
Pemilik Rumah Batik Cipaku, Yoga M. Anugrah mengatakan, konsep nyaman yang ditawarkan oleh tempatnya ini karena ia berupaya untuk mencukupi segala kebutuhan dari keluarga. Mulai dari ibu, ayah, hingga anak-anaknya.
"Di sini kita mau banyak kursi. Jadi saat ibu nya pilih-pilih kain, bapak-bapak bisa sambil nyantai duduk-duduk. Dengan konsep rumah, saya sangat jaga sirkulasi udara rumah ini. Kenyaman dan kelengkapannya menjadi poin utamanya," ujar Yoga kepada Merdeka Bandung, Senin (5/2).
Bicara soal produk batik, mulai dari batik yang diprint, hingga batik tulis ada di sini. Serta untuk jenis kainpun, Rumah Batik Cipaku memiliki batik yang dibuat diatas kain katun, hingga kain sutra yang dikenal memiliki harga fantastis.
"Kita enggak hanya menjual kain batik, produk jadi juga ada. Bahkan, buat mereka yang punya model sendiri juga bisa jahit di sini. Jadi, orang ke sini bisa pilih kain, gambar modelnya gimana, lalu jahit di sini," papar dia.
Di atas tanah seluas 1.200 meter, Rumah Batik Cipaku tak pernah sepi pengunjung. Khususnya pada akhir pekan, tempat ini selalu ramai. Kata Yoga, 60 persen tamu yang berkunjung ke tempatnya adalag orang Bandung.
Menyinggung soal harga, Rumah Batik Cipaku membanderolnya mulai dari Rp 55 ribu hingga Rp 10 juta, sedangkan untuk ongkos jahitnya dimulai dari Rp 100 ribu hingga Rp 1 juta tergantung pada model serta jenis kain yang akan dijahit.
Harga beragam yang ditawarkan ini guna menjaring pasar yang luas. Dengan begitu, diharapkan Rumah Batik Cipaku mampu menjaring lebih banyak pembeli dari berbagai kalangan berbeda.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak