Melihat serunya kompetisi penata rambut di Kota Bandung

user
Mohammad Taufik 24 Oktober 2017, 11:34 WIB
untitled

Bandung.merdeka.com - Para penata rambut asal Kota Kembang berhasil menuangkan keahlian mereka dalam ajang bebas berekpresi dan mengeksplor kemampuan mewarnai rambut di kompetisi Hairdresser Idol Bandung (HIB) di Golden Flower Hotel.

Para peserta tata rambut itu nampak begitu nyaman mengikuti kompetisi yang ada. Hal tersebut nampak dari hasil yang diberikan oleh setiap peserta dan memberikan kepuasan bagi para penilai.

Group Product Manager Matrix Indonesia, Feranti Susilowati mengatakan, setelah melewati tahap seleksi selama sebulan terakhir, akhirnya ditemukan tiga finalis utama untuk ditetapkan menjadi HIB 2017 oleh Matrix Indonesia.

"Melalui HIB 2017 ini kami berharap dapat menginspirasi para hairdressers untuk selalu berkreasi dan meningkatkan kreativitas mereka," ujar Feranti kepada Merdeka Bandung saat ditemui di Golden Flower Hotel, kemarin.

Sebagai juara dalam kegiatan tersebut adalah Winda Ningsih dari Alen Salon, Erick Sunardi dari Beng Beng Salon, dan Wahyudo Wardoyo dari Mojang Salon.

"Tidak dapat dipungkiri bahwa perubahan tren dan perkembangan teknik pewarnaan rambut menurut para hairdressers untuk belajar dan mengembangkan keahlian mereja. Maka dari itu kami mendukung penataan rambut Indonesia melalui edukasi dan ajang seperti HIB 2017," paparnya.

Teknik Color Melting

Dalam dunia tata rambut, Brand General Manager Matrix Indonesia Amanda Indarwulan menyinggung teknik baru yakni color melting. Ini merupakan teknik pewarnaan rambut yang memadukan tiga warna atau lebih secara lembut, natural dan menyatu sempurna, sehingga menciptakan 'melted effect' pada rambut.

"Teknik ini adalah evolusi dari teknik ombre dan balayage yang dilakukan dengan meniru pola alami warna rambut yang semakin menerang di ujung rambut," ujarnya.

Teknik ini mengombinasikan warna dan pantulan yang berbeda sehingga menghasilkan gradasi alami pewarnaan pada rambut.

"Dengan membawa teknik ini ke Indonesia, Matrix berkomitmen untuk memastikan masyarakat Indonesia dapat memiliki warna rambut yang sesuai dengan tren yang sedang populer saat ini, namun tetap mempertahankan karakter dan kepribadiannya masing-masing," ujarnya.

Lebih lanjut ia menjabarkan, industri tata rambut di Indonesia menyimpan potensi besar yang terus berkembang pesat dan menjanjikan, baik bagi para pekerja, pengusaha salon, maupun bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Hal ini dibuktikan dengan estimasi terdapat sebanyak 101.100 salon di seluruh Indonesia pada tahun 2016 dan peningkatan sebesar dua hingga tiga persen setiap tahunnya menirut data Kline 2016.

Kredit

Bagikan