Baru 5 bulan diresmikan, jembatan layang Antapani Bandung retak


Bandung.merdeka.com - Jembatan Layang Antapani Bandung yang berada di Jalan Terusan Jakarta mengalami keretakan di bagian bawah. Padahal jembatan yang dikenal dengan sebutan 'Jembatan Pelangi' ini baru diresmikan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, awal Januari 2017 lalu.
Pantauan Merdeka.com, retakan berada di sisi kanan jalan dari arah Antapani menuju Jalan Jakarta. Ruas jalan tersebut tidak bisa dilewati oleh pengendara karena dihalangi oleh seng di depannya, yang berada tak jauh dari persimpangan.
Adapun bagian bawah jembatan yang mengalami retak ditutupi oleh terpal berwarna biru. Tampak dengan jelas bagian bawah jembatan mengalami retakan menganga.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum(DPU) Kota Bandung Iskandar Zulkarnaen, mengatakan jika lubang menganga tersebut disebabkan kebocoran pipa PDAM. Kondisi ini membuat penahan timbunan dari beton ringan mengalami keretakan.
"Yang terbuka adalah penahan timbunan dari beton ringan akibat kebocoran pipa PDAM. Tidak terlalu berdampak dengan struktur utamanya. Dugaan sementara adalah pipa PDAM," ujar Iskandar kepada wartawan melalui pesan singkat, Kamis (8/5).
Namun demikian, kata dia, pihaknya telah melakukan perbaikan terkait kerusakan tersebut. Pria yang akrab disapa Zul ini menyebut telah berkoordinasi dengan pihak kontraktor dan Pusjatan untuk proses perbaikan.
"Kami membantu proses perbaikan dengan penyedotan air untuk pengeringan saluran yang bocor. Kami juga berkoordinasi dengan kontraktor dan Pusjatan karena masih dalam masa pemeliharaan," katanya.
Jembatan Layang Antapani ini merupakan proyek percontohan hasil inovasi dari Balai Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Jembatan layang yang menelan anggaran Rp 33,5 miliar itu menggunakan teknologi struktur baja bergelombang dengan kombinasi mortar busa.
Pengerjaan jembatan layang yang dimulai Juni 2016 ini selesai dalam waktu 6 bulan atau Desember 2016. Sebelum diresmikan oleh Wapres Jusuf Kalla pada 24 Januari 2017, dilakukan acara soflaunching pada malam tahun baru 2017.
BERITA TERKAIT
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
Pengakuan Bharada E di Balik Perintah Tembak dari Atasan
5 Poin Rekomendasi Kebijakan Siap Diusulkan T20 dalam Forum G20
Alami Pengapuran Sendi Lutut? Coba Minum Susu Nutrisi
Perawatan Kulit Kian Diminati, BeautieSS Resmikan Satu Klinik Baru
Aswita Dewi Ingin Batik jadi Pakaian Kekinian
Amazit T-Rex 2 Jadi Jam Tangan Pintar Bagi Para Petualang
Aplikasi Jantungku Jadi Solusi Layanan Kesehatan Jantung, Ini 6 Fitur Unggulannya
Jejak Kopda Muslimin Sebelum Ditemukan Tewas di Rumah Orang Tua
Gleaneagles Hospital Punya Inovasi Teknologi Baru Bernama Gamma Knife
Kerry Indonesia Kembali Meraih Penghargaan HR Asia Awards 2022
Gandeng Aurel Hermansyah, CKL.LOOKS Akan Rilis Produk Eksklusif
Dukungan Orangtua Dalam Tumbuh Kembang Anak di Masa Transisi Pasca Pandemi
Tidak Pelit Ilmu, Hendra Hidayat Dikenal Sebagai Pionir Implan Gigi di Indonesia
Linde Indonesia Akan Pasok Gas Industri dengan Kemurnian Tinggi ke PT Freeport
KORIKA Gelar Webinar Kecerdasan Artifisial (AI) Bidang Kesehatan
Garmin Run Club Menjadi Wadah Bagi Para Pecinta Olahraga Lari
Jam Tangan Pintar yang Bisa Jadi Pilihan Para Pelari Karena Fitur Canggihnya
Alasan Mengapa Reinvestment Keuntungan Sangat Krusial Bagi Bisnis
EdenFarm Berbagi Hewan Kurban dengan Komunitas Tani di Sekitar ECF
Trademark Market Hadir Lagi, Kini Tenantnya Lebih Banyak