1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Pelajar SMA di Bandung Berkompetisi Buat Produk Usaha Ramah Lingkungan

Kelima sekolah bersaing memperebutkan gelar ‘The Best Student Company in Bandung’ dalam kompetisi ini.

Pelajar SMA. ©2020 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Senin, 03 Agustus 2020 12:24

Merdeka.com, Bandung - Pelajar dari lima sekolah tingkat SMA/SMK di Bandung dan Bandung Barat berkompetisi menunjukkan kepiawaian mengelola usaha mikro berorientasi lingkungan dalam kegiatan Regional Student Company Competition 2020 yang diselenggarakan secara daring oleh Citi Indonesia (Citibank) bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI).

Dalam kompetisi kewirausahaan ini, para pelajar memaparkan kinerja dari eco-business yang dikembangkan kepada enam juri dari kalangan profesional bisnis. Kelima sekolah tersebut, antara lain SMAN 1 Cisarua, SMAN 10 Bandung, SMAN 11 Bandung, SMK Pariwisata Telkom Bandung, dan MA Multiteknik Asih Putera.

Kelima sekolah bersaing memperebutkan gelar ‘The Best Student Company in Bandung’ dalam kompetisi ini. Satu sekolah terbaik akan mewakili Jawa Barat untuk bersaing dengan sekolah-sekolah dari regional lainnya dalam kompetisi bisnis tingkat nasional, Indonesia Student Company of the Year Competition 2020, yang akan diselenggarakan pada Oktober mendatang.

Salah satu usaha mikro binaan program Youth Ecopreneurship Initiative adalah Hizz Student Company dari SMAN 1 Cisarua, Bandung Barat. Bisnis yang dikelola oleh 29 pelajar ini menawarkan Hizz Shoes, sepatu unik yang memanfaatkan potongan kain perca sebagai bahan baku. Corak beragam yang dimiliki setiap kain perca memberikan kesan eksklusif bagi setiap pasang sepatu.

Gagasan bisnis ini datang dari keprihatinan para pelajar terhadap banyaknya limbah tekstil di kawasan Bandung. Proses produksi sepatu juga dilakukan dengan melibatkan pengrajin rumahan di wilayah Cibaduyut yang mengalami penurunan pendapatan akibat maraknya sepatu impor di pasaran. Selama lima bulan beroperasi, Hizz Student Company berhasil meraup penjualan hingga lebih dari 10 juta Rupiah.

Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia Puni A. Anjungsari mengungkapkan bisnis yang diinisiasi oleh generasi muda Indonesia semakin menunjukkan tren yang positif akhir-akhir ini. Meningkatnya minat berwirausaha ini perlu diikuti dengan kesadaran untuk mengelola bisnis secara bertanggung jawab.

"Melalui program Youth Ecopreneurship Initiative yang menargetkan pelajar SMA/SMK, Citi Indonesia bersama PJI berupaya untuk memberikan pembelajaran praktis berwirausaha sekaligus menanamkan pentingnya membangun bisnis yang tidak hanya memprioritaskan profit, tetapi juga berorientasi untuk menjaga lingkungan. Kolaborasi ini juga dilakukan untuk mendukung upaya Pemerintah Indonesia dalam mendorong lahirnya wirausaha muda baru di Indonesia," katanya dalam keterangan tertulisnya.

Survei yang dilakukan oleh Cambridge Assessment International Education pada tahun 2019 menunjukkan pelajar Indonesia berusia 13-19 tahun memiliki minat dan perhatian yang besar pada isu global terkait lingkungan. Sebanyak 21 persen pelajar meyakini polusi (termasuk sampah plastik) adalah masalah terbesar yang dihadapi dunia saat ini. Selain itu, sebagian besar generasi muda Indonesia (sebanyak 93 persen) sangat bersemangat untuk menangani masalah ini dan telah melakukan aksi nyata, seperti mengubah gaya hidup yang berdampak pada lingkungan. Indikasi ini semakin menegaskan komitmen Citi Indonesia untuk menyediakan wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan semangat menjaga lingkungan dengan mengembangkan sebuah bisnis yang akhirnya memberikan manfaat ekonomi bagi mereka sendiri.

Sementara itu Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia Robert Gardiner menyampaikan selama enam tahun, kemitraan antara PJI dengan Citibank telah sukses memberikan manfaat melalui edukasi kewirausahaan kepada lebih dari 54.000 pelajar dari 164 SMA dan SMK di Indonesia.

"Ide dan kinerja bisnis mereka yang dipresentasikan hari ini menunjukkan kemampuan mereka dalam mengelola bisnis sekaligus kepekaan mereka dalam menyikapi perubahan perilaku konsumen yang juga semakin peduli terhadap lingkungan. Kami berharap pengalaman yang diperoleh dari program ini dapat terus menginspirasi generasi muda untuk menciptakan lebih banyak bisnis baru yang menerapkan konsep keberlanjutan di masa depan," ucapnya.

Regional Student Company Competition merupakan bagian dari program edukasi ‘Youth Ecopreneurship Initiative’ yang didukung secara penuh oleh Citi Foundation. Melalui program ini, para pelajar dibina untuk mendirikan dan mengoperasikan sebuah perusahaan (SC-Student Company) di sekolah. Hal ini termasuk menciptakan ide produk, merencanakan strategi bisnis, melakukan penjualan produk, hingga likuidasi perusahaan. Di awal program, para pelajar telah mendapatkan pembekalan dari sejumlah profesional bisnis melalui kegiatan Youth Entrepreneur Camp. Selama periode program, proses pendampingan bisnis secara intensif dan berkelanjutan juga diberikan oleh mentor PJI dan karyawan Citibank yang tergabung dalam Citi Volunteers.

(ES/DR)
  1. Pendidikan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA