1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Merceday Benz Indonesia akan Hadirkan Mobil Klasik di Bandung

"Di Museum Mercedes Benz ini akan hadir mobil klasik dengan usia mobil paling muda tahun 1976 dengan jumlah sekitar 25 mobil".

ketua penyelenggara Riksa Aulia Rachmansjah. ©2019 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Jum'at, 19 Juli 2019 17:58

Merdeka.com, Bandung - Ada sekitar 25 mobil klasik dengan usia mobil paling muda tahun 1976 akan dihadirkan dalam acara Merceday Benz Indonesia. Kegiatan dua tahunan itu akan diselenggarakan di Mason Pine Hote, Kota Baru Parahyangan pada 2 hingga 4 Agustus 2019 mendatang.

Merceday Benz Indonesia adalah gathering terbesar para pecinta Mercedes Benz di Asia Tenggara. Acara ini sudah dilaksanakan untuk yang keempat kalinya di Bandung.

Ketua Penyelenggara Merceday Benz Indonesia, Riksa Aulia Rachmansjah mengatakan, aka nada banyak kegiatan seru setiap harinya di Merceday Benz 2019. Di antara nya adalah Miss Merceday Benz, Museum Mercedes Benz, serta Charity.

"Di Museum Mercedes Benz ini akan hadir mobil klasik dengan usia mobil paling muda tahun 1976 dengan jumlah sekitar 25 mobil," ujar pria yang akrab disapa Essa saat jumpa wartawan di Coffee Toffe, Jalan Surapati, Kamis (18/7).

Untuk datang ke Merceday Benz Indonesia, pengunjugn tidak dikenakan tikey masuk. Namun, pengunjung harus perlu mengunduh aplikasi Merceday Benz yang ada di Play Store atau App Store. Lalu registrasi untuk mendapatkan barcode. Barcode tersebut akan dijadikan tiket masuk.

"Tidak hanya itu saja, di aplikasi ini juga dapat mendapatkan informais kegiatan, membeli merchandise dan goodie bag Merceday Benz 2019 dan berkesempatan untuk mendapatkan satu unit Mercedes Benz dan Tour ke Museum Mercedes Benz di Stuttgar, Jerman,” papar Essa.

Caranya muda, lanjut dia, hanya dengan membeli merchandise minimal Rp 200ribu saja. Kemudian, Mercedes Benz Club luar negeri juga akan berpartisipasi dalam acara ini. Ada 12 negara yang sudah konfirmasi. Di antaranya Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Polandia, Amerika, serta Kenya.

 

(ES/AA)
  1. Otomotif
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA