1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Konsistensi Sinergi Foundation Bangun Bisnis Berbasis Wakaf

"Pada 2019, bisnis yang dikembangkan adalah coffeeshop Kopi Haii dan kedai Cuankie & Batagor Serayu".

Asep Irawan. ©2021 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Selasa, 26 Januari 2021 16:34

Merdeka.com, Bandung - Secara konsisten, Sinergi Foundation berupaya untuk membangun bisnis berbasis wakaf. Sebelumnya, Sinergi Foundation telah berhasil dengan RM Ampera di tahun 2016. Kali ini, pihaknya kembali membangun bisnis baru.

Sinergi Foundation merupakan lembaga yang konsen di bidang wakaf produktif. Upaya yang dilakukan untuk membangun bisnis berbasis wakaf ini bertujuan membantu masyarakat membutuhkan.

"Pada 2019, bisnis yang dikembangkan adalah coffeeshop Kopi Haii dan kedai Cuankie & Batagor Serayu. Lalu pada 2020, bisnis merambah ke Surabi Enhaii. Ketiganya bertempat di Gedung Wakaf Pro, di Jalan Sidomukti No. 99 H Bandung," tutur CEO Sinergi Foundation, Asep Irawan dari berita tertulis diterima Merdeka Bandung.

Kata Asep, Sinergi Foundation ingin menggebrak stigma bahwa wakaf itu untuk masjid atau kuburan. Justru, kata Asep, dana wakaf pun bisa diproduktifkan melalui bisnis agar manfaatnya berlipat. Hingga saat ini sendiri, total margin laba seluruh unit bisnis wakaf Sinergi Foundation mencapai miliaran.

"Pada 2019, marginnya 1,5 M. Sementara pada 2020, mencapai 1,8 M. Alhamdulillah terus meningkat meskipun 2020 lalu terkendala pandemi," jelasnya.

Asep menjelaskan, dampak yang dihasilkan lebih luas yang dihasilkan dari wakaf produktif ini. Di Sinergi Foundation sendiri, hasil keuntungan yang mengalir dari semua aset bisnis tersebut juga disalurkan untuk program sosial.

Program tersebut di antaranya, membiayai operasional Rumah Bersalin Cuma-Cuma (Rumah persalinan gratis bagi ibu dhuafa), Kuttab Al-Fatih (sekolah islam gratis untuk semua kalangan), dan program sosial lainnya. Lebih dari itu, dana yang terhimpun dari sinergi wakaf masyarakat ini juga memberdayakan UMKM dan menambah penyerapan tenaga kerja.

"Para karyawan di bisnis berbasis wakaf ini diberdayakan dan dihidupi dari dana wakaf produktif ini. Alhamdulillah, ada kurang lebih 50 orang karyawan yang diberdayakan. Semoga kedepannya bisa semakin luas manfaat yang ditebar dari wakaf produktif," terang dia.

(ES/AA)
  1. Bisnis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA