1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

KNPI Bandung imbau generasi muda tak golput di Pilkada nanti

"Pada dasarnya 27 Juni 2018 merupakan kesempatan bagi kita ikut membangun demokrasi yang lebih baik," kata Hendra.

Ketua DPD KNPI Hendra Guntara. ©2018 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Selasa, 26 Juni 2018 10:30

Merdeka.com, Bandung - Ketua DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung, Hendra Guntara, mengajak generasi muda mencoblos dan tidak masuk golongan putih (golput) pada saat pesta demokrasi yang jatuh pada 27 Juni 2018 mendatang.

Pada pesta demokrasi lima tahunan ini, kata dia, sangat menentukan bagi masyarakat yang memiliki hak pilih secara cerdas terhadap pemimpinnya yang akan menjabat selama lima tahun ke depan.

Tentunya di sini masyarakat tidak boleh melewatkan momen pemilihan ini sebagai rasa keterlibatan dan partisipasi berpolitik sehingga bisa menanam perjuangan demokrasi agar lebih memahami rasa persatuan dan kesatuan dalam bingkai kebhinekaan.

"Pada dasarnya 27 Juni 2018 merupakan kesempatan bagi kita ikut membangun demokrasi yang lebih baik. Ingat, usaha masyarakat bukan hanya berjalan beberapa meter menuju TPS (Tempat Pemungutan Suara) dan meluangkan waktu beberapa menit. Melainkan, melibatkan diri dalam membangun negara dan menjaga demokrasi," ujar Hendra kepada Merdeka Bandung, Senin (25/6).

Kini tidak dipungkiri, banyak masyarakat mengalami krisis kepercayaan yang diakibatkan oleh fenomena politik akhir-akhir ini. Tapi ini bukanlah sebuah alasan bagi kita untuk tidak menggunakan hak memilih dalam sebuah ruang demokrasi demi perubahan dan kemajuan.

"Sebaliknya, kita harus menggunakan hak pilih agar memori momen politik tertentu yang di nilai kurang baik berangsur berubah, bahkan hilang akibat kepedulian politik masyarakat. Fenomena politik yang kurang baik, akan menjadi lebih baik kembali, jika masyarakat lebih melek terhadap politik," katanya.

Di sisi lain, ikut sertanya masyarakat berpolitik harus diapresiasi lewat gelar pemilihan langsung dan rahasia. Namun, bulatkan sikap tersebut dengan berjuang menolak isu-isu yang dibangun dan memecah belah satu sama lain dengan melahirkan pemimpin yang sepihak.

Maka dari itu, masyarakat harus mampu berpartisipasi dengan menggunakan hak pilih bukan karena isu atau cerita yang berupaya membodohi masyarakat.

Jadilah masyarakat yang memiliki tanggung jawab terhadap sesama dan lingkungan. Gunakan hak pilih sebagai pembuktian demokrasi bersih. Karena lewat perjuangan yang tekun dan kerja keras tanpa putus rasa bhineka tunggal ika akan terjadi menuju kedamaian di tanah NKRI.

"Berdasarkan hal tersebut, DPD KNPI Kota Bandung mengimbau masyarakat khususnya generasi muda untuk menggunakan hak suaranya secara bijak. Pada tangan hak pemilihlah, generasi muda masa depan bangsa di tentukan," paparnya.

Putuskan keberpihakan dan memilih sebagai salah satu bentuk kesadaran berdemokrasi yang berlandaskan Pancasila. Kemudian jadilah pemilih yang cerdas. Yakni pemilih yang tidak mudah dimanfaatkan isu hoax dan kampanye hitam yang akan menentukan nasib mendatang.

Selebihnya, DPD KNPI Kota Bandung mengajak masyarakat untuk bersama-sama mempercayakan keamanan dan kondusifitas berjalannya Pilkada serentak kepada TNI, POLRI dan KPU sebagai penyelenggara pemilu.

(MT/AA)
  1. Pilkada Serentak
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA