1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Kinerja BPR Tercatat Terus Tumbuh, Mencerminkan Makin dikenal Masyarakat

"Pada April 2019 lalu asset industry BPR tumbuh sebesar 7,52 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya".

Mahfud Fauzi. ©2019 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Selasa, 16 Juli 2019 13:24

Merdeka.com, Bandung - Kinerja Bank Perkreditan Rakyat (BPR) nasional tercatat terus tumbuh ditengah persaingan bisnis keuangan yang kian ketat. Pertumbuhan tersebut mencerminkan BPR semakin dikenal masyarakat.

Ketua Komisiriat Perbarindo Bandung Raya, Mahfud Fauzi mengatakan, kepercayaan masyarakat terhadap Bank Perkreditan Rakyat (BPR) terus meningkat. Hal tersebut terlihat dari hasil kinerja pada April 2019. Aset industry BPR tumbuh 7,52 persen.

"Pada April 2019 lalu asset industry BPR tumbuh sebesar 7,52 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya menjadi Rp 137 triliun," ujar Mahfuz dalam acara Fun Walk 2019 Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Republik Indonesia (Perbarindo) di Balai Kota Bandung, Sabtu (13/7) lalu.

Pertumbuhan tersebut ditopang karena tumbuhnya penyaluran kredit yang dilakukan oleh Industri BPR yaitu mencapai Rp 103 triliun atau tumbuh sebesar 10,84 persen dibandingkan posisi setahun sebelumnya.

Sebagai lembaga intermediasi, BPR juga mampu menghimpun dana masyarakat dengan baik. Hal ini terlihat dari jumlah Dana Masyarakat yang dihimpun dari sisi deposito maupun tabungan masing-masing tumbuh sebesar 7,39 persen dan 8,39 persen menjadi Rp 64 triliun untuk deposito dan Rp 29 triliun untuk tabungan.

Selain itu, hal yang menggemberikan Jumlah nasabah yang dilayani mencapai 17,9 juta rekening, nasabah tersebut didominasi oleh penabung sebanyak 13,5 juta rekening dan rata-rata jumlah tabungannya sebesar Rp 2 juta.

Sedangkan nasabah debitur sebanyak 3,8 juta rekening dan rata-rata pinjamannya adalah Rp 27 juta. Hal ini tentunya mencerminkan, Industri BPR – Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) memang hadir untuk melayani masyarakat kecil dan pelaku UMKM di seluruh wilayah Indonesia.

Walaupun demikian, tingkat pengenalan masyarakat terhadap BPR - BPRS masih dirasakan sangat kurang dan terkesan di masyarakat BPR-BPRS hanya untuk meminjam uang.

Untuk itu, Perlu adanya sebuah momentum untuk meningkatkan awareness dan pemahaman masyarakat terhadap Perbankan khususnya Industri BPR – BPRS. Sehingga penting dan strategis menyelenggarakan kegiatan Hari BPR – BPRS Nasional.

"Adanya hari BPR-BPRS ini untuk meningkatkan pemahaman (awareness) dan penerimaan masyarakat umum, regulator dan pemerintah terhadap keberadaan BPR - BPRS di seluruh Indonesia. Sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, tujuannya adalah untuk memperkuat Branding positif BPR - BPRS di mata masyarakat sehingga mendorong minat masyarakat untuk menggunakan jasa dan produk BPR – BPRS.

(ES/AA)
  1. Perbankan
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA