1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Jangan Sampai Terlilit Utang, Begini 5 Tips Bijak Gunakan Pinjaman Online

Sebagai layanan yang begitu populer di masyarakat, waspadai adanya penyedia pinjaman online ilegal yang cukup ramai mengancam di jagat maya.

ilustras. ©2021 Merdeka.com Reporter : Endang Saputra | Kamis, 25 November 2021 18:04

Merdeka.com, Bandung - Pinjaman online kerap menjadi pilihan bagi banyak orang untuk mengatasi masalah keuangan mendesak yang menerpa. Hanya saja, pemanfaatan pinjaman online ini perlu dilakukan dengan bijak agar keuntungannya bisa didapatkan dengan maksimal, dan menekan risikonya.

Dewasa ini, Anda dapat dengan mudah mengajukan pinjaman online langsung cair karena layanan tersebut telah menjamur dan kian populer di Indonesia. Namun, karena menjadi sarana mendapatkan pinjaman dengan mudah, tak sedikit orang yang malah berakhir terlilit utang karena tak bisa lepas dari ketergantungan menggunakan pinjol.

Agar terhindar dari risiko tersebut, sebelum memutuskan untuk menggunakan pinjaman online, cari tahu dulu bagaimana cara yang tepat memanfaatkannya. Untuk lebih jelasnya, simak 5 tips bijak menggunakan pinjaman online agar aman bagi keuangan dan tak sampai terlilit utang dibuatnya.

Gunakan untuk Penuhi Kebutuhan Mendesak Saja

Pinjaman online selalu bisa dijadikan sebagai solusi praktis mendapatkan dana cepat untuk memenuhi kebutuhan apa pun. Namun, tetap batasi jenis kebutuhan apa saja yang boleh dipenuhi dengan layanan keuangan tersebut. Jangan asal mengajukan pinjaman online untuk memenuhi kebutuhan yang tak jelas manfaat atau kegunaannya, apalagi yang bersifat konsumtif.

Hal itu dikatakn oleh Kennardi Dewanto SEO Lead PT. Dwi Cermat Indonesia, idealnya, pinjaman online cocok diajukan untuk memenuhi kebutuhan mendesak atau produktif saja.

"Contohnya adalah membayar biaya rumah sakit, membeli gadget untuk keperluan pekerjaan, atau menambah modal mengembangkan usaha. Jika digunakan untuk kebutuhan tersebut, dijamin pinjaman online tidak akan berimbas buruk pada finansial dan mampu memberikan manfaatnya secara optimal," kata Kennardi dalam keterangan persnya.


Ajukan di Layanan yang Telah Terdaftar OJK

Sebagai layanan yang begitu populer di masyarakat, waspadai adanya penyedia pinjaman online ilegal yang cukup ramai mengancam di jagat maya. Untuk menghindarinya, cermati dulu apakah perusahaan finansial penyedia pinjaman online yang hendak Anda gunakan telah terdaftar di OJK, lebih-lebih telah mengantongi izin usaha.

Selaku lembaga yang mengawasi aktivitas jasa keuangan di Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan atau OJK bertanggung jawab untuk menjamin masyarakat mendapatkan layanan keuangan yang aman untuk digunakan.

Dengan mengajukan pinjaman online terbaik di layanan yang terdaftar OJK, artinya segala kebijakan terkait aktivitas kredit telah disesuaikan dengan aturan dan regulasi yang berlaku.

Sehingga, lanjut Kennardi akan terhindar dari risiko penipuan, atau hal lainnya yang merugikan, seperti tingkat bunga terlampau tinggi, metode penagihan tak manusiawi, dan sebagainya.

Cek Tingkat Bunga, Biaya Tambahan, serta Tenor yang Tersedia

Setelah memastikan layanan pinjaman online mana saja yang terdaftar di OJK, hal selanjutnya yang perlu dilakukan adalah mengecek tingkat bunga, biaya tambahan, serta variasi tenor yang tersedia. Mengenai hal-hal tersebut, setiap layanan pinjaman online tentu memiliki kebijakan yang beragam.

Oleh karena itu, Anda perlu melakukan perbandingan agar mendapatkan layanan yang terbaik dan sesuai dengan kebutuhan. Agar praktis, manfaatkan fitur simulasi kredit untuk mengetahui nominal cicilan yang perlu dibayar dari pinjaman online yang nantinya diajukan. Bandingkan besaran angsuran dari masing-masing penyedia pinjaman online dan tentunya pilih yang paling terjangkau biar makin menguntungkan.

Bayar Tepat Waktu

Tak kalah pentingnya, Anda wajib membayar tagihan pinjaman online tepat waktu agar terhindar dari risiko membayar denda keterlambatan. Tergantung dari kebijakan pemberi pinjaman, nominal denda keterlambatan ini bisa cukup besar hingga mampu melonjakkan tagihan dan menguras kantong. Untuk menyiasatinya, Anda bisa membuat kalender pembayaran cicilan utang atau memanfaatkan fitur auto debit agar tak pernah terlambat membayar cicilannya.

Lunasi Utang Terdahulu Sebelum Ajukan Pinjaman Baru

Tips terakhir yang perlu Anda ketahui agar lebih bijak menggunakan pinjaman online adalah tak mengajukan utang baru sebelum utang terdahulu berhasil dilunasi. Amat krusial, namun hal ini sering kali tak diperhatikan oleh pengguna pinjaman online karena mudahnya proses pengajuan pinjaman bisa dilakukan. Alhasil, beban cicilan kian menumpuk hingga akhirnya keuangan tak mampu untuk mengatasinya.

Selain itu, perhatikan pula kondisi finansial dan kemampuan bayar yang dimiliki saat ini. Jangan sampai mengajukan pinjaman online dengan nominal terlampau besar hingga cicilannya melebihi kemampuan bayar tiap bulan.

"Karena kalau sudah begitu, Anda lebih berisiko tak mampu melunasi cicilan tepat waktu, terdampak denda keterlambatan, hingga akhirnya utang kian membengkak dan melilit finansial," ujarnya.

Cek Kondisi Finansial dan Kebutuhan yang Ingin Dipenuhi Sebelum Ajukan Pinjaman Online

Pada dasarnya, Anda perlu memperhatikan kondisi finansial dan jenis kebutuhan apa yang ingin dipenuhi dengan pinjaman online agar bisa memanfaatkannya dengan lebih bijak. Hanya gunakan pinjaman online untuk penuhi kebutuhan yang mendesak atau produktif, serta pastikan nominal cicilannya tak melebihi kemampuan bayar.

"Dengan begitu, risiko terlilit utang akibat pinjaman online tidak sampai terjadi," pungkasnya.

(ES/ES)
  1. Bisnis
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA