1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Jaga Ketahanan Pangan, Petani Binaan RZ Adakan Panen Raya

"Setidaknya ini adalah salah satu cara kami untuk bergerak di tengah wabah covid-19".

Petani . ©2020 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Senin, 27 April 2020 11:23

Merdeka.com, Bandung - Guna menjaga ketahanan pangan di tengah Pandemi Covid-19, Rumah Zakat kepada petani berdaya binaannya melakukan panen raya yang dilakukan di tiga desa berdaya Pulau Jawa.

Kegiatan tersebut dilakukan pekan lalu. Panen raya ini merupakan salah satu upaya ketahanan pangan di tengah pandemik covid-19. Ketiga desa tersebut adalah Desa Berdaya Sragi, Banyuwangi, Jawa Timur, Desa Berdaya Glempang, Banyumas Jawa Tengah dan Desa Berdaya Telukagung, Indramayu, Jawa Barat.

"Kami memang cukup concern terhadap isu ketahanan pangan, mengingat di masa-masa seperti ini ancaman kelaparan tentu ada di mana-mana. Dengan membuat lumbung pangan yang kalau bisa ada di setiap desa tentu bahaya kelaparan bisa ditekan sedemikian rupa," ucap Murni Alit, CPO Rumah Zakat.

Relawan Inspirasi yang akan melaporkan langsung dari Desa Sragi, Desa Glempang dan Desa Telukagung adalah relawan yang mempunyai keunggulan produk yang berbeda-beda mengenai hasil panennya.

Seperti varietas padi IR 64 yang ditanam di Desa Glempang mempunyai keunggulan tahan wereng, hasil nasinya pulen dan relatif terjangkau harganya. Sedangkan Padi Ciherang dari Indramayu mempunyai kelebihan di bobot padinya yang lebih berat padat atau lebih berisi.

Adapun hasil panen tersebut diharapkan bisa menjadi supply bahan pokok bagi warga desanya masing-masing dengan harga yang lebih terjangkau. Tahun ini, setidaknya ada 50 desa berdaya yang akan melakukan panen raya.

"Setidaknya ini adalah salah satu cara kami untuk bergerak di tengah wabah covid-19, menekan kepanikan dengan terus bergerak bersama masyarakat di pedesaan dengan edukasi dan langkah nyata seperti panen raya dalam rangka mencukupkan lumbung pangan di desa kami masing-masing," ujar Mujtahid, Relawan Inspirasi Desa Berdaya Telukagung, Indramayu.

 

(ES/AA)
  1. Pertanian
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA