1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Ekspor Tekstil Tanah Air Baik dan Beri Kontribusi Besar Untuk Pertumbuhan Ekonomi

"Artinya, kita boleh bangga ekspor kita masih mengalami peningkatan, tapi kalau impornya naiknya masih jauh lebih besar".

Perwakilan Asosiasi Pertekstilan Indonesia. ©2019 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Jum'at, 27 September 2019 15:23

Merdeka.com, Bandung - Perwakilan Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Kevin mengatakan, ekspor masih bagus, walau tidak terlalu naik. Meski begitu, industri tekstil dan dan produk tekstil (TPT) masih memberikan kontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Industri TPT juga terus mendapat dukungan berupa peningkatan investasi dari pemerintah Indonesia. Selain mampu menciptakan lapangan pekerjaan, industri TPT juga memenuhi kebutuhan sandang dalam negeri.

Salah satunya industri tekstil adalah home textiles atau tekstil yang digunakan sebagai bagian dari perabot rumah dan bertujuan memberikan interior karakteristik atau estetika.

"Kita bisa lihat, dari sektor TPP secara total ekspor kita dalam 10 tahun terakhir masih dikisaran 11-12-13 miliar,"ujar Kevin dari berita tertulis diterima Merdeka Bandung.

Dalam seminar Cotton USA dalam Produk Home Textiles di Indonesia, Kevin menjelaskan, dibandingkan di 2017, pada 2018 naiknya juga tipis hanya di kisaran 12, sekian menjadi 13 miliyar dollar.

"Tapi kalau kita liat dari sisi impor, naik, tren nya lebih besar, sekarang ekspor naiknya dua hingga tiga persen, impor bisa 10 hingga 11 persen secara rata rata," tambahnya.

Namun, untuk produk tertentu, untuk kain impornya ada 1 HS yang naiknya 70 hingga 100 persen.

"Artinya, kita boleh bangga ekspor kita masih mengalami peningkatan, tapi kalau impornya naiknya masih jauh lebih besar,"kata dia.

Sementara, Program Representative Indonesia (CCI) , Anh Dung Do menuturkan, Seminar ini merupakan pertama dilakukan.

"Kita ada satu misi, memberikan informasi tentang textil ke komunitas textil di Indonesia. Kita akan bantu perusahaan mulai dari yang kecil hingga besar. Untuk dapat informasi yang paling uptodate agar bisa menjadi perusahaan yang lebih besar, lebih baik, lebih propertable,"katanya.

(ES/AA)
  1. Ekonomi
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA