1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Dukung UKM Indonesia, Bonum Beri Layanan Gratis

"Kami juga sedang intens virtual meeting dengan beberapa komunitas UKM. Dengan komunitas UKM di bawah Pemkot Yogya dan Pemkot Bandung".

Herdi Widiantoro. ©2020 Merdeka.com Reporter : Astri Agustina | Jum'at, 09 Oktober 2020 15:15

Merdeka.com, Bandung - Guna mendukung Usaha Kecil Menengah (UKM) di Tanah Air, Bonum yang merupakan aplikasi Android layanan kasir digital (point of sales) dari Divisi Digital & Next Business PT Telkom memberi layanan secara gratis.

Hingga saat ini, sudah ada ribuan UKM se-Indonesia yang telah mengunduhnya di Play Store dan tentu sana menjadi pengguna Bonum. Mayoritas UKM bergerak di bidang kuliner, toko kelontongan, dan toko baju yang utamanya tersebar di Jakarta, Jabar, dan Jateng.

CEO Bonum, Herdi Widiantoro mengatakan, keunggulan lain dari layanan ini adalah UKM tidak perlu investasi perangkat keras tambahan.

"Layanan lain harus beli tab, beli lagi hardware. Kalau produk kami semuanya sudah tersedia di smartphone UKM, jadi tidak perlu beli-beli lagi," katanya dalam keterangan tertulis diterima Merdeka Bandung.

Bonum dirilis Divisi Digital & Next Business PT Telkom, dengan enam orang tim inti. Selain Herdi, antara lain juga ada Agung Kusuma (Business Development of Bonum) serta Rizka Tresna (Marketing Communication of Bonum).

Sesuai namanya yang diambil dari Bahasa Latin, yang berarti kebaikan tertinggi, Bonum dalam setahun terakhir ini sengaja memberikan layanannya gratis tanpa batasan.

Fitur yang mudah dan sederhana membuat pelaku usaha ritel tidak perlu belajar untuk dapat menggunakannya. Ada juga fitur hitung manual (Kalkulator) Bonum yang dapat menghitung dan mencatat penghasilan UKM.

Tak ketinggalan, Bonum menyediakan menu agar pembeli bisa membayar produk atau jasa dengan uang non tunai apapun di Indonesia. Nantinya, UKM akan mendapatkan laporan lengkap pendapatan harian, mingguan dan bulanan yang bisa mudah dibagikan maupun diunduh.

Menurut Herdi, taktik gratis aplikasi kasir dilakukan penyedia serupa namun dibatasi jumlah transaksi ataupun pembatasan fitur kasir daring tersebut.

"Kalau kami strateginya berikan dulu semuanya, biar kawan-kawan UKM tahu dulu manfaatnya tanpa memberatkan keuangan mereka. Nanti bertahap kami berikan layanan tambahan yang berbayar," sambungnya.

Layanan berbayar ini kelak ditekankan pada menu manajemen kustomer, semisal pencatatan khusus untuk harga disko atau khusus, sehingga manajemen keuangan berjalan lebih baik namun tetap tidak merepotkan UKM.


Sekalipun berbayar, sambung Herdi, tarif langganan tetap akan diusahakan di bawah Rp50 ribu per bulan. Pada November ini, sosialisasi menu tambahan ini akan dimulai dan rencana penerapan terdekat pada awal 2021 mendatang.

"Kami juga sedang intens virtual meeting dengan beberapa komunitas UKM. Kemarin sudah virtual meeting dengan komunitas UKM di bawah Pemkot Yogya dan Pemkot Bandung. Juga sudah pertemuan online dengan salah satu komunitas UKM di Bali," ungkapnya.

Sementara itu, pemilik Lokalo Coffee, Yuni Wulantari yang merupakan mitra Bonum mengatakan, aplikasi tersebut simple dan mudah digunakan. Tak perlu belajar lama-lama, aplikasi sudah bisa langsung digunakan olehnya.

"Simple dan mudah digunajan," imbuh Yuni.

 

 

 

(ES/AA)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA