1. BANDUNG
  2. HALO BANDUNG

Dewan Ingatkan BUMD di Bandung Lebih Efisien dan Optimal Gunakan Anggaran

"Efisiensi anggaran harus diperhatikan agar semua pengeluaran pada BUMD mulai dari anggaran alat tulis kantor sampai tenaga kerja".

Nenden Sukaesih. ©2018 Merdeka.com Reporter : Dian Rosadi | Kamis, 06 Desember 2018 18:34

Merdeka.com, Bandung - DPRD Kota Bandung mengingatkan kepada BUMD agar bisa lebih efisien dan optimal saat menggunakan anggaran perusahaannya. BUMD memiliki peran strategis sebagai salam satu penyumbang pendapatan asli daerah (PAD) Kota Bandung.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi B DPRD Kota Bandung, Nenden Sukaesih di sela membuka Rapat Kerja BUMD Kota Bandung di Hotel Aryaduta, Bandung, Kamis (6/12). Untik diketahui, di Kota Bandung saat ini ada 5 BUMD yakni PDAM Tirtawening, PD Kebersihan Kota Bandung, PD Pasar Bermartabat, PD BPD, dan PT BII.

"Efisiensi anggaran harus diperhatikan agar semua pengeluaran pada BUMD mulai dari anggaran alat tulis kantor sampai tenaga kerja. BUMD harus seperti perusahaan swasta profesional yang sangat optimal menggunakan anggarannya,"ujar Nenden.

Dia pun menyoroti soal kontribusi PAD dari BUMD. Dia berharap BUMD dapat menunjukan kinerja yang semakin baik, sehingga berdampak positif terhadap raihan laba perusahaan

"Kami berharap BUMD Kota Bandung menjadi yang terbaik. Apalagi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kota Bandung defisit, semoga BUMD bisa membantu dengan perolehan labanya," kata dia.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, diperlukan monitoring dan evaluasi terhadap BUMD secara menyeluruh. Mulai dari keuangan, manajemen operasional serta nonoperational dan nonteknis.

Menurut dia, salah satu cara untuk mengukur kinerja yaitu melihat pencapaian target. Target harus mendekati rencana yang telah ditentukan sebelumnya.

"Seperti PDAM, target akses air bersih 80 persen menjangkau masyarakat. Sedangkan BPD Kota BanduNg yaitu peningkatan akses perbankkan dengan Kredit Melati, Kredit Mesra dan Kredit Bagja. Untuk PD Kebersihan adalah memperluas pengelolaan sampah masyarakat," ucapnya.

Menurutnya, semua itu harus dievaluasi agar menjadi tolak ukur dalam pengelolaan BUMD. Termasuk untuk menyelesaikan masalah secara bersama.

"Harapannya, BUMD berkontribusi terhadap PAD. Tetapi tugas dan tanggung BUMD secara sosial harus tetap dipertahanakan di masyarakat. Mari kita bangun sinergi bahu membahu menjaga komunikasi agar pembangunan dapat dicapai dengan optimal. Ke depannya koordinasi dan sinergi antara DPRD dengan BUMD seperti ini akan terus diperkuat," katanya.

 

(ES/DR)
  1. Info Kota
SHARE BERITA INI:
KOMENTAR ANDA